Diteriaki Jambret, Seorang Jukir di Makassar Dikeroyok, Perutnya Ditembus Busur

Diteriaki Jambret, Seorang Jukir di Makassar Dikeroyok, Perutnya Ditembus Busur

Isak Pasabuan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Anggota Polsek Mamajang meringkus tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap seorang juru parkir (Jukir) di Jalan Onta Lama, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Minggu 3 Oktober 2021.

Ke tiga pelaku inisial NA (19 tahun), RP (17 tahun), dan IA (16 tahun) melakukan pengeroyokan lantaran mengira korban adalah seorang pelaku jambret saat lari masuk kedalam warung bakso di Jalan Onta Lama.

"Kita sudah amankan terduga pelaku yang saat ini diduga melakukan pengeroyokan secara bersama-sama dengan motif adanya yang diduga pelaku jambret sampai mereka spontan mengejar dan melakukan pengeroyokan," Kata Kasi Humas Polsek Mamajang Bripka Ilham, Rabu 6 Oktober 2021.

Dari hasil penelusuran Polisi melalui rekaman CCTV, tiga orang ini berhasil terindentifikasi di antara puluhan orang yang terlihat di video itu.

Setelah di interogasi, kepada penyidik, tiga orang pelaku ini termakan hasutan oleh salah satu rekannya yang masih dalam pengejaran polisi beserta orang yang memanah korban.

Diduga pelaku utama itu lah yang mempunyai masalah dengan korban, hingga dirinya meneriaki korban sebagai seorang pelaku jambret. Dalam peristiwa ini, korban dikabarkan mengalami luka pada bagian perutnya akibat terkena anak panah berupa busur.

"Dalam kronologis keluarga korban memang ada permasalahan sebelumnya, Korban bersama temannya Bachtiar berboncengan menggunakan sepeda motor untuk membeli kue di Jalan Badak Tengah. Sesampainya korban disana, datanglah Al (DPO) mendekati korban dan mengancam korban menggunakan busur," sebutnya.

"Korban yang kaget berlari ke arah Jalan Onta Lama dan bersembunyi di dalam warung makan bakso. AL dan temannya kembali mengejar korban hingga ke warung bakso itu, dan MA (DPO) mengeluarkan busur dan mengenai korban di bagian perut sebelah kanannya," tambahnya.

Namun dikarenakan korban yang lari dikejar pelaku tidak didapat maka para pelaku berteriak jambret, sehingga orang lain ikut-ikutan mengeroyok korban.

"NA masuk ke dalam warung dan melemparkan korban dengan mangkok kaca, disusul IA juga masuk dengan membawa gunting dan melemparkan ke arah korban, sedangkan RP berada didepan gerobak warung bakso memegang tong sampah untuk dilemparkan ke arah Korban," jelasnya.

Hingga kini, korban masih dirawat insentif di rumah sakit setelah anak panah tertancap di perutnya.

Pihak kepolisian pun telah mengantongi identitas dari pelaku utama yang melakukan pembusuran. Pelaku diimbau untuk menyerahkan diri.

"Untuk pelaku utama yang melakukan pembusuran itu masih dalam tahap pencarian dan upaya pihak kepolisian bertemu dengan pihak keluarga mungkin rencana kita doakan pihak keluarga bersedia menyerahkan langsung biar tidak dicari," terangnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu satu buah mangkok kaca, satu buah sendok penggorengan, juga kursi.