Indonesia dikenal sebagai mega-biodiversity country, rumah bagi lebih dari 30.000 spesies tanaman obat yang menjadi dasar pengembangan jamu, minyak atsiri, suplemen herbal, hingga fitofarmaka modern.
Potensi ini bukan hanya kekayaan alam, melainkan modal diplomasi ekonomi global yang strategis. Melalui regulasi yang kredibel, riset yang kuat, dan kerja sama internasional, BPOM RI terus mendorong transformasi herbal Indonesia dari warisan tradisi menjadi komoditas berdaya saing global.
“Herbal Indonesia bukan sekadar identitas budaya, melainkan energi baru diplomasi global simbol harmoni antara alam, sains, dan kemanusiaan,”
tegas Prof. Taruna Ikrar.
Misi diplomasi BPOM RI di Beijing mencerminkan arah baru: “Menjulang, Membumi, dan Mengakar.”
Menjulang dalam sains, membumi dalam kebijakan publik, dan mengakar pada nilai-nilai kearifan lokal Nusantara.
Melalui diplomasi kesehatan global, Taruna Ikrar menegaskan komitmen untuk menyatukan warisan leluhur dan inovasi masa depan, memastikan bahwa kekayaan herbal Indonesia berkontribusi nyata bagi dunia yang lebih sehat, berkelanjutan, dan berdaulat secara ilmiah pungkas taruna ikrar.










