Terkini.id, Makassar - Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin berharap masyarakat mengurangi aktivitas yang tak perlu. Hal itu seiring dengan tren peningkatan kasus Covid-19.
"Sekarang dengan adanya penambahan kasus yang setiap hari banyak diharapkan semua masyarakat tetap di rumah," kata Ida, sapaannya, Selasa, 8 Februari 2022.
Ia pun meminta masyarakat tak mengabaikan protokol kesehatan, terutama menghindari kegiatan yang sifatnya berkerumun.
"Tetap maksimalkan protokol kesehatan," tuturnya.
Sebelumnya, Praktisi kesehatan dan juga relawan Covid-19, dr Fadli Ananda meminta semua pihak harus bersiap menghadapi gelombang ketiga.
Apalagi, pemerintah sudah memprediksi, puncak serangan gelombang ketiga diprediksi pada Maret mendatang.
"Semua harus bersiap menghadapi serangan gelombang ketiga. Tentu dengan strategi pencegahan, sekaligus penanganan," ujar dokter spesialis kandungan ini.
Ia berharap, pemerintah bisa memperketat penerapan protokol kesehatan. Khususnya ketika pelaksanaan kegiatan yang bisa memicu kerumunan.
"Protokol kesehatan harus diperketat. Kegiatan-kegiatan yang bisa memicu kerumunan, sebaiknya ditunda dulu atau semua yang hadir harus di-swab antigen dulu," terangnya.
Dokter Fadli menegaskan, pemerintah belum pernah mencabut status pandemi Covid 19. Sebab itu, semua harus tetap waspada.
"Jangan abai, meskipun telah divaksin. Tetap pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas," tuturnya.










