Terkini.id, Makassar - Pejabat Pelaksana Teknis Konstruksi (PPTK) Metro Tanjung Bunga, DPU Kota Makassar Darlis menargetkan betonisasi jalan bisa rampung pada pekan kedua Desember 2021.
"Kalau untuk beton itu bisa rampung pada Minggu kedua, sudah keseluruhan. Saat ini kan tinggal di depan CCC karena di situ ada perhitungan kelebihan pekerjaannya, baru bisa. Termasuk juga depan danau MTB," ucap Darlis, Senin, 6 Desember 2021.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar, kata Darlis, terus mengebut perampungan proyek prestisius Metro Tanjung Bunga (MTB). Hingga memasuki pekan pertama Desember, proyek tersebut sudah rampung 80 persen.
Sementara untuk pengerjaan trotoar jalan yang akan di mulai di depan RS Siloam hingga median jalan masih akan mengantre hingga akhir tahun ini.
Pihaknya lebih dahulu akan fokus pada pengerjaan beton agar kemacetan parah yang terus terjadi selama pengerjaan bisa teratasi.
"Jadi pedestarian masih butuh waktu, termasuk median tengahnya itu mungkin makan waktu hingga akhir tahun," tuturnya.
Darlis mengaku pengerjaan MTB kali ini lamban lantaran terhambat hujan. Dia mengatakan risiko kerusakan beton berpotensi terjadi jika proyek terus terkena air. Sebab itu, pengerjaan hanya bisa dilakukan saat hari cerah atau minimal intensitas hujan rendah.
"Memang kan bulan 12, kita lihat waktu kapan bisa dikerja, kalau hujan terus menerus nda bisa juga karena namanya beton itu nda ada bisa jamin kalau kena terus air. Kalau tidak terlalu keras (hujan) kita tutup pelapis prastik," ujarnya.
Kemacetan parah yang terjadi selama beberapa pekan terakhir, kata dia, mulai terurai lantaran beberapa jalan sudah rampung.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satlantas untuk mengakomodir titik-titik kemacetan yang ada.
"Sudah ada dengan rekanan Polsek, kalau ada (kemacetan) tinggal hubungi, kalau ada masalah tinggal dilihat, apalagi jam-jam pulang. Kalau macet ini memang kita akui sulit dihindari memang apalagi satu arah dan kendaraan banyak," ujarnya.
Pengerjaan proyek prestisius tersebut menelan anggaran hingga Rp87 milliar dengan panjang 4 km. Selain itu proyek juga menyertakan median, trotoar dan drainase.










