Desak Pemindahan IKN Dibatalkan, Mustofa Nahrawardaya: Banyak Tanda-Tanda Alam

Desak Pemindahan IKN Dibatalkan, Mustofa Nahrawardaya: Banyak Tanda-Tanda Alam

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya mendesak pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN segera dibatalkan lantaran menurutnya banyak tanda-tanda alam terjadi di Kalimantan Timur.

Desakan Mustofa Nahrawardaya agar pemindahan IKN di Kalimatan Timur dibatalkan itu ia sampaikan lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Sabtu 22 Januari 2022.

Dalam narasi cuitannya, Mustofa mengatakan banyak tanda-tanda alam di Kalimantan Timur yang harus menjadi bahan introspeksi terkait pemindahan IKN ke provinsi itu.

"Sepertinya, banyak tanda-tanda alam di Kalimantan Timur, yang harus menjadi introspeksi bagi kita semua," cuit Mustofa Nahrawardaya.

Maka dari itu, Mustofa mendesak agar pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur segera dibatalkan.

"Batalkan pindahan Ibukota! Tks," tegas Mustofa.

Desak Pemindahan IKN Dibatalkan, Mustofa Nahrawardaya: Banyak Tanda-Tanda Alam

Sontak kicauan Mustofa itu menuai banyak komentar dari warganet. Salah satu netizen menilai, pemindahan IKN itu sebenarnya tidak perlu diributkan selama lokasinya masih berada di wilayah Indonesia.

"Sebenrnya kenapa sih pada ribut pemindahan ibukota, ibukota mau dimanapun gak masalah yang penting masih diIndonesia, ikut mindahin juga gak creeeeweet," kata netizen BungkusTukang.

Sementara netizen lainnya, Den_backbone menyebut seharusnya Mustofa yang introspeksi diri lantaran menurutnya pemindahan IKN itu tidak bakal dibatalkan oleh pemerintah.

"Duh gelandangan politik mending introspeksi diri deh, sampe asam urat lu kambuh juga gak bakalan itu pindah ibukota dibatalkan, biar lu sakit ati seumur idup," tuturnya.

Adapun netizen Alfdelyn menyoroti soal alasan Mustofa Nahrawardaya mendesak pemindahan IKN dibatalkan yakni terkait tanda-tanda alam di Kalimantan Timur.

"Tanda alam udah ga ada ceritanya.. Sesajen aja ditendang.. balik lagi ceritanya.. asam urat!," ujarnya.