Denny Siregar ke Anies: Gak Usah Malu Bilang Kalo FPI Itu Teman Dekatmu Sejak Dulu

Denny Siregar ke Anies: Gak Usah Malu Bilang Kalo FPI Itu Teman Dekatmu Sejak Dulu

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar melontarkan sindiran keras kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menurutnya berupaya “cuci tangan”.

Denny Siregar menyindir, Anies tak perlu malu mengakui bahwa Front Pembela Islam (FPI) adalah teman teman dekatnya sejak dulu.

“Hihihi... Kalo cuci tangan itu yang bersih, nies,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter @Dennysiregar7, seperti dikutip Terkini.id pada Senin, 6 Juni 2022.

“Gak usah malu bilang kalo FPI itu teman dekatmu sejak dulu,” sambungnya.

Bersama pernyataannya, Denny Siregar membagikan berita soal Anies Baswedan yang menyebut Front Pembela Islam (FPI) bisa menjadi perekat persatuan Islam.

Pernyataan tersebut disampaikan Anies Baswedan saat memberi sambutan dalam kegiatan peringatan Milad FPI ke-20 pada Minggu, 19 Agustus 2018.

"Dalam peringatan 20 tahun ini, FPI punya peluang ke depan untuk terus membuktikan, bahwa FPI bisa menjadi perekat persatuan umat,” kata Anies Baswedan, dilansir dari Detik News.

“FPI bisa menjadi penopang dan persatuan itu tidak hadir di dalam ketimpangan. Persatuan itu hadir dalam keadilan, sulit menghadirkan rasa persatuan dalam ketimpangan,” sambungnya.

Adapun saat ini, ramai beredar foto-foto yang memperlihatkan massa mengatasnamakan diri FPI Reborn membawa spanduk “FPI Dukung Anies untuk Presiden 2024,”

Di media sosial pun berkembang narasi bahwa FPI reborn ini adalah Front Persaudaraan Islam yang merupakan versi baru Front Pembela Islam.

Namun, Ketua Umum Front Persaudaraan Islam, Muhammad Alattas membantah pihaknya melakukan aksi dukungan Capres Anies 2024.

Dalam sikap resminya, FPI menekankan tidak pernah menggerakkan massa untuk aksi dukungan capres hari ini di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

“Ada Gerakan intelijen yang sangat berbahaya menggerakkan massa tidak dikenal dengan menggunakan nama dan bendera bertuliskan FPI serta pakaian serba putih untuk melakukan dukungan capres tertentu pada Pemilu 2024 di Bundaran Patung Kuda, Senin, 6 Juni 202,” kata Muhammad Alattas, dilansir dari Detik News.