Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Denny Siregar mengungkapkan bahwa tersangka teroris di Kota Makassar yang merupakan anggota FPI dibaiat oleh Munarman menjadi simpatisan organisasi teroris internasional ISIS.
Hal itu diungkapkan Denny Siregar berdasarkan video pengakuan seorang terduga tersangka teroris tersebut yang mengaku sebagai anggota FPI dan telah dibaiat Munarman menjadi pengikut ISIS.
"Teroris Makassar anggota FPI yang dibaiat sebagai anggota ISIS oleh Munarman_SH," cuit Denny Siregar menandai Twitter Munarman.
Lewat cuitannya itu, Denny Siregar juga membagikan video pengakuan pria tersebut.
Dalam video itu, tampak pria itu mengenakan peci hijau, masker, kaos berwarna biru dan berbicara dengan tangan terborgol.
"Saya di jalan Sungai Limboto Makassar. Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat pada saat itu," ujar pria anggota FPI terduga teroris tersebut.
Pria itu pun kemudian mengungkapkan bahwa setelah dibaiat, dirinya sempat mengikuti majelis taklim FPI sebanyak tiga kali.
"Setelah berbaiat, saya pernah mengikuti taklim FPI di Jalan Sungai Limboto sebanyak 3 kali," kata pria tersebut.
Anggota FPI Makassar ini juga mengungkapkan, majelis taklim tersebut dipimpin oleh Ustaz Agus dan Panglima FPI Kota Makassar, Abdurrahman.
"Yang mengisi acara pada saat itu atau taklim yaitu ustaz Agus dan Abdurrahman selaku pemimpin Panglima FPI Kota Makassar," ujarnya.
Sebelumnya, aparat Densus 88 telah menangkap belasan terduga teroris di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada 6 Januari 2021 lalu.
Belakangan diketahui, sebagian di antaranya adalah anggota Front Pembela Islam atau FPI dan diketahui pernah berbaiat ke ISIS.
"Iya, hasil pemeriksaan Densus itu mereka memang anggota FPI Makassar. Tapi tidak semua (terduga teroris yang ditangkap adalah anggota FPI)," kata Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Kamis 4 Januari 2021 seperti dikutip dari laman resmi Divisi Humas Polri.
Irjen Merdisyam mengungkapkan, terduga teroris tersebut berbaiat kepada Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi. Mereka sudah berbaiat dengan kelompok teroris itu sejak tahun 2015.
Pembaiatan para tersangka teroris ke ISIS tersebut, kata Merdisyam, dihadiri oleh sejumlah pimpinan FPI.
"Tahun 2015 itu ada pembaiatan di Limboto. Pembaiatannya waktu itu sama anggota FPI," ujarnya.










