Penduduk Miskin Jakarta Bertambah, Chusnul Chotimah: Anak TK Saja Tau Anies Baswedan Pemimpin Gagal

Penduduk Miskin Jakarta Bertambah, Chusnul Chotimah: Anak TK Saja Tau Anies Baswedan Pemimpin Gagal

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah memberikan pendapatnya tentang data survei yang menunjukkan bahwa penduduk Jakarta bertambah miskin.

Menurut Chusnul Chotimah, dengan adanya jumlah data yang menunjukkan bahwa orang miskin yang bertambah di Jakarta tahun ini menjadi berjumlah 502,04 ribu, maka itu adalah tanda kalau Anies Baswedan telah gagal memimpin Jakarta.

“September 2017 393,13 ribu orang sekarang jadi 502,04 ribu. Lihat fakta ini, Anak TK aj tau kalo @aniesbaswedan itu pemimpin gagal, tapi sayang kadrun lbh bungul dr anak TK,” ujar Chusnul Chotimah, dikutip dari Twitter @ChusnulCh_, Jumat 15 Juli 2022.

“BPS: Jumlah penduduk miskin Jakarta bertambah 3.750 orang menjadi 502,04 ribu,” lanjut Chusnul Chotimah.

Penduduk Miskin Jakarta Bertambah, Chusnul Chotimah: Anak TK Saja Tau Anies Baswedan Pemimpin Gagal

Sebagai informasi, berdasarkan Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Maret 2022.

Anggoro Dwitjahyono selaku Kepala BPS DKI mengatakan bahwa penyebab dari meningkatnya penduduk miskin di ibu kota adalah karena pandemi Covid-19.

"Bertambahnya jumlah penduduk miskin ini di antaranya disebabkan penurunan daya beli masyarakat karena dampak pandemi COVID-19," kata Anggoro Dwitjahyono, dikutip dari tempo.co, Jumat 15 Juli 2022.

Selain itu, terjadi penurunan daya beli masyarakat yang dipicu dengan tingginya inflasi secara umum pada bulan September 2021 hingga Maret 2022 yang mencapai 1,78 persen.

Untuk kelompok makanan pada periode yang sama mengalami kenaikan harga hingga 3,51 persen.

Jika dibandingkan pada bulan September 2021, jumlah kemiskinan di Jakarta naik 0,02 persen hingga mencapai 498,29 ribu orang.

BPS diketahui melaksanakan survei kemiskinan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September.

Menurut catatan BPS DKI, penduduk sangat miskin bertambah 2 ribu orang, yakni dari 144,3 ribu orang pada September 2021 menjadi 146,3 orang pada Maret 2022.

Selain penduduk miskin bertambah, tingkat ketimpangan di Jakarta juga naik. Indeks gini dari 0,411 pada September 2021 menjadi 0,423 pada Maret 2022.