Cerita Warga Sulsel Korban Wamena: Istri Tewas di Kandang Babi, Anak Dibawa Lari

Cerita Warga Sulsel Korban Wamena: Istri Tewas di Kandang Babi, Anak Dibawa Lari

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Makasssar - Warga Takalar, Sulawesi Selatan, Syaiful Daeng Gading, harus rela kehilangan istrinya, Krisdayanti di tengah kerusuhan Wamena pada Senin 23 September 2019, lalu. Lewat tayangan siaran langsung Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang dilihat terkini.id pada Senin 30 September 2019, Syaiful menceritakan kronologi kejadian yang menimpa istrinya. Sambil terisak sedih, Syaiful mengingat kembali detik-detik saat istrinya meninggal dunia akibat krisis kemanusiaan di Wamena, Papua. Dalam pengakuannya, Syaiful menceritakan saat kejadian itu berlangsung sang istri bersembunyi di kandang babi. Sementara dirinya, bergegas melarikan anak-anaknya menjauhi lokasi kerusuhan. "Istri saya sembunyi di kandang babi, anak cepat-cepat saya bawa lari. Pas kembali, istri saya sudah jadi mayat dan saya dapat di got," kata Syaiful mengingat kembali kejadian pilu tersebut. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, istri Syaiful ditemukan tewas di sebuah got dengan luka tebasan kapak pada bagian kepala. “Kejadian rusuh itu hari ini. Saya baru tahu istri meninggal hari Rabu, lalu dimakamkan hari ini, Kamis,” cerita Syaiful di depan pusara istrinya, di Dusun Kaballokang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Menyikapi korban jiwa warga Sulsel di Wamena, Gubernur Nurdin Abdullah mengatakan bahwa hingga saat ini sudah 24 warganya yang meninggal dunia. Selain itu, 1.300 warga Sulsel telah mengungsi dari Wamena. "Kita turut berduka atas meninggalnya beberapa saudara-saudara kita. Saya dapat laporan sekitar 24 orang saat ini meninggal, untuk kita ikut berduka," kata Nurdin Abdullah lewat keterangan tertulisnya kepada Media, Senin, 30 September 2019.