Cerita Pilu Owner Hermin Salon Makassar Kehilangan Banyak Harta Warisan karena Tradisi Leluhur

Cerita Pilu Owner Hermin Salon Makassar Kehilangan Banyak Harta Warisan karena Tradisi Leluhur

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Salah satu aset Hermin Salon adalah ruko di Jalan Pengayoman Makassar. "Dia paksa saya untuk menanda tangani cancel hak di ruko pengayoman. Ada 2 ruko. Satunya milik dia, satuya milik Hermin salon," ceritanya lagi.

"Sebelum meninggal, Ibu saya pamitan untuk memberikan ruko yang dibeli Hermin salon untuk JH. Saya mengiyakan saja karena mengasihi adik saya," ungkap dia.

Namun, Kata Vivi, adiknya JH dan istri JH yakni ST, seperti kacang lupa kulit. Mereka disebut sering mengungkit biaya sewa ruko tersebut, yang seharusnya dibayar oleh Vivi.

Puncaknya perseteruan dua bersaudara ini makin panas ketika sang adik, menyewakan ruko yang diklaim sebagai miliknya untuk sebuah franchise restoran ayam khas Timur Tengah, tepat di sampingi ruko milik Vivi, di Jalan Hasanuddin, yang selama ini menjual produk serupa, yakni Nasi Ayam De Tempong.

Bukan cuma itu, Vivi juga mengaku dipaksa JH untuk memberikan uang tabungan ibunya, yang merupakan omzet Hermin Salon.

Atas masalah-masalah itu, khususnya karena tidak dianggap lagi saudara, Vivi meminta sang adik untuk mengembalikan semua harta-harta yang dibeli dari hasil usaha Hermin Salon.

"Mami saya tidak berhak untuk memberikan semua keringat saya tanpa seijin saya. Itu meliputi ruko di Hasanudin, Rumah di Jalan Macan, rumah di Puri Mutiara, the mutiara, citraland, apartemen pasar baru. tanah di takalar. Saya minta kembalikan harta yang di peroleh dari uang Hermin salon. Itu sudah resiko. Tidak pernah bekerja membantu di Hermin salon. Jangankan setahun, sebulan, sehari pun tidak pernah baik JH maupun ST," ungkap dia.