Terkini, Makassar - Masalah harta warisan sedang dihadapi Owner Hermin Salon, salah satu pusat perawatan legendaris di Makassar. Vivi yang selama ini merintis dan membesarkan Hermin Salon Group bersama ibunya, menyampaikan curhat atas pembagian warisan yang selama ini mengacu pada budaya dan tradisi leluhurnya.
Sejak wafatnya sang ibu, 2020 silam, Vivi terlibat ketidaksesuaian dengan ipar ST dan saudara laki-lakinya, JH. Kepada wartawan, Vivi mengungkapkan Budaya parenting warga Tionghoa yang kerap 'meng anak emaskan' anak laki-laki, selalu dipilih hingga selalu diberikan harta warisan yang lebih besar.
Kepada wartawan, Vivi terpaksa menyampaikan masalah warisan karena itu keringatnya. Adiknya bahkan isterinya tidak pernah bekerja membantu di Hermin salon.
Adik Vivi, JH selama ini membangun usaha sendiri, yakni air minum kemasan yang pabriknya di Kabipaten Takalar.
Vivi mengungkap, aset-aset yang dihasilkan dari jerih payahnya membangun Hermin Grup bersama ibu, lebih banyak diwariskan ke JH tanpa ibu meminta ijin padanya.
Vivi mengklaim bahwa rumah-rumah warisan seperti di The Mutiara Land, Citraland, puri mutiara, rumah jl macan , Apartemen Pasar Baru, Tanah Pabrik di Takalar, adalah hasil dari jerih payahnya bersama ibunya di Hermin salon.
Namun, JH yang dia sebut tidak punya campur tangan membangun usaha Hermin Salon, justru menikmati lebih dari separuh harta-harta itu. Ironisnya, setelah mendiang ibu wafat, dia sudah terlanjur menandatangani pembagian warisan tersebut.
"Ketika saya mau jual rumah yang kita sebut sebagai harta warisan, JH mencuri hak kesulungan saya. Saya yang cari pembeli tapi dia yang atur pembagiannya," ungkap dia, Kamis 10 Juli 2025.
Vivi menceritakan, suatu ketika dia harus berobat karena katarak pada matanya sudah semakin patah, membuat penglihatannya tersisa 30 persen dan berisiko buta. Dia harus operasi, dan terpaksa harus menjual aset pribadinya sendiri 3 bulan kemudian.
"Waktu itu saya ingin jual tanah warisan, tapi JH tidak mau. Dia mau tanda tangan transaksi penjualan tapi saya harus tanda tangani surat untuk tidak menghubungi dia via WA (Whatsapp) lagi untuk selamanya. Artinya sudah tidak dianggap sebagai saudara. Akhirnya, operasi mata saya tertunda sampai 3 bulan, sampai akhirnya saya bisa menjual aset sendiri untuk berobat," ungkap dia.









