Buzzer Disebut 'Goreng' Guyonan Soal Islam Muhammadiyah, Zuhairi: Saya sebagai Cendekiawan NU

Buzzer Disebut 'Goreng' Guyonan Soal Islam Muhammadiyah, Zuhairi: Saya sebagai Cendekiawan NU

Dzul Fiqram Nur

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Zuhairi Misrawi selaku Ketua Bamusi PDIP menyebut bahwa guyonannya soal Islam Muhammadiyah sengaja digoreng oleh buzzer dan orang yang tidak bertanggung jawab.

Zuhairi menegaskan bahwa ucapan tentang 'Islam Muhammadiyah tidak benar' telah disalahartikan oleh pihak tertentu dengan tujuan menyudutkannya.

"Guyonan saya dalam sebuah seminar bersama kader Muhammadiyah digoreng lagi. Saya saat itu sebagai cendekiawan NU," ujarnya dilansir Republika, Selasa, 9 November 2021.

"Dalam sebuah seminar, kami biasa saling lempar guyonan. Oh democrazy ala buzzer," ucapnya.

Ia menegaskan bahwasanya, video yang viral berisi candaan mengaku malah bertujuan mengingatkan agar jangan sampai ada kelompok umat Islam yang merasa paling benar.

"Saya mengatakan saat itu, dalam seminar saya justru bilang dalam seminar bahwa dalam beragama, kita harus rendah hati," ujarnya.

"Jangan menganggap diri yang paling benar. Saya NU, tapi saya tidak pernah menganggap saya yang paling benar. Begitu pula dan agama yang lain. Lalu saya bikin joke itu. Abis itu saya dibalas joke," terangnya.

Saat ditanya kenapa alasan video tersebut menjadi viral kembali, Zuhairi tak memberikan penjelasan.

Seperti diketahui, dalam potongan video itu, Zuhairi menyinggung Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat (ormas) Islam tidak benar.

Hanya saja, ketika ia menyebut Islam Muhammadiyah tidak benar, hadirin malah tertawa.

"Kita ini, saya ini tidak tahu apakah Islam NU yang paling benar. Apakah Islam Syiah yang paling benar. Apakah Islam Muhammadiyah, sudah pasti enggak (benar)," turtur Zuhairi dalam video itu.