Busyro Muqoddas Masuk ICU, Ngabalin Ingatkan: Setiap Perlakuan Ada Ganjarannya

Busyro Muqoddas Masuk ICU, Ngabalin Ingatkan: Setiap Perlakuan Ada Ganjarannya

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menanggapi kabar bahwa Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas masuk ICU.

Salah satu pesan yang disampaikan Ngabalin dalam tanggapannya adalah bahwa setiap perlakuan ada ganjarannya.

Ia juga meminta Ketua PP Muhammadiyah itu untuk legowo, ikhlas, dan jangan baperan.

"Ingat! Setiap perkara ada gantinya, setiap perlakuan ada ganjarannya, dan setiap kejadian ada hikmahnya," katanya melalui akun Twitter AliNgabalinNew pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Ngabalin juga berharap semoga tidak terjadi sesuatu yang berat pada kesehatan Busyro.

"Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Yang sabar karena sekarang masa Firli dkk," tutupnya.

Sebelumnya, Busyro Muqoddas dilaporkan masuk ICU karen mengalami gangguan irama jantung.

"Ada gangguan irama jantung ringan," kata rekan Busyro, Suparman Marzuki pada Sabtu, 28 Agustus 2021, dilansir dari Tempo.

Dilansir dari Sindo News, Ia juga mengatakan bahwa kondisi Busyro sudah membaik dan diharapkan sudah bisa pulang besok.

Suparman memastikan bahwa Busyro bukan sakit Covid-19 dan kini dirawat di RS PKU Muhanmadiyah Yogyakarta sejak Jumat kemarin.

"Infonya ada dampak obat," jelasnya.

Sekedar catatan, beberapa waktu yang lalu, Ngabalin pernah menyindri Busyro Muqoddas yang ketika itu mengkritik mengenai Tes Wawasan kebangsaan KPK.

Ketika itu, Ngabalin menyebut tokoh Muhammadiyah itu berotak sungsang dan merugikan perserikatan.

"Otak-otak sungsang yang gini merugikan persyarikatan. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan ummat yang kuat dan berwibawa tercemar oleh manusia prejudice seperti ini," kata Ngabalin pada Kamis, 13 Mei 2021.

Saat itu, pernyataan Ngabalin sontak heboh dibicarakan dan dikritik banyak pihak, termasuk pihak Muhammadiyah.

Salah saty yang bereaksi adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto.

"Kalau menunjuk, empat jari ke diri kita sendiri. Jangan-jangan yang sungsang Pak Ngabalin," kata Sunanto pada Kamis, 13 Mei 2021, dilansir dari CNN Indonesia