Buntut Penangkapan Ahmad Zain, MUI Akan Lakukan Pembersihan Internal

Buntut Penangkapan Ahmad Zain, MUI Akan Lakukan Pembersihan Internal

Dhia Fadhilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Makmun Rasyid, Anggota Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengungkap rencana menelusuri identitas alias profiling para calon pengurus ketika melakukan rekrutmen anggota ke depannya.

Diketahui, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah pengurus MUI terafiliasi dengan jaringan terorisme seperti terjadi pada kasus Ahmad Zain an-Najah.

"Ke depan MUI salah satu kita lakukan sebagai bentuk penjagaan dan upaya pembersihan di internal yaitu profiling itu sendiri. Ini sebagai bentuk introspeksi diri kita bahwa profiling dalam perekrutan MUI sangat dibutuhkan," ujar Makmun dalam konferensi persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 17 November 2021.

Melansir CNN, Makmun menegaskan dalam profiling nanti MUI akan menggandeng sejumlah pihak terkait. Diharapkan lewat profillingproses rekrutmen di MUItak terkontaminasi anasir jaringan teroris.

"Ke depan MUI kan ada badan, yaitu Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme. Artinya komitmen MUI dalam pemberantasan terorisme tak bisa diragukan. Ke depan profiling dan rekrutmen yang ketat akan kita lakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Makmun menjelaskan bahwa MUI merupakan sebuah organisasi yang berisikan perkumpulan dari banyak ormas Islam. Perwakilan ormas Islam yang diperkenankan bergabung dengan MUI, kata dia, syaratnya tak dilarang oleh pemerintah.

Dalam kasus Zain ini, MUI disebut Makmun tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan terafiliasi dengan jaringan teroris. MUI juga tak diberi tahu Densus 88 yang sudah memantau aktivitas Zain sejak lama.