Terkini.id -- Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit proyek Stadion Barombong yang dinilai bermasalah, sehingga pembangunannya harus dihentikan.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dengan rekomendasi BPKP yang meminta proyek Stadion Barombong harus dihentikan.
Kadir membeberkan bahwa ada dua poin yang menjadi persoalan, yakni terkait dengan alas hak lahan stadion dan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.
"Kalau soal alas hak, kita di Komisi E sudah mewanti-wanti Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) untuk segera menyelesaikan persoalan alas hak. Bahkan kita sudah ancam mereka tidak akan berikan anggaran. Kalau soal audit fisik bangunan itu kita dukung," ujar Kadir melalui sambungan telepon, Jumat 28 Juni 2019.
Olehnya itu, Komisi E bakal memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel dan pihak yang terkait dengan proyek stadion, untuk membahas pemberhentian proyek stadion.
"Hari Senin 1 Juli, kita akan evaluasi, kita akan panggil Dispora," pungkasnya.