Terkini.id, Jakarta - Publik belum lama ini dihebohkan dengan kasus tiga mahasiswi UMY yang diperkosa oleh seorang aktivis BEM di kampus itu. Terkait hal itu, netizen pun membongkar identitas si pemerkosa.
Adapun netizen yang membongkar identitas sang aktivis BEM pemerkosa mahasiswi UMY itu yakni pengguna Twitter Ranisor.
Netizen bernama Rani Soraya itu lewat cuitannya di Twitter, Minggu 9 Januari 2022, membagikan foto tangkapan layar akun media sosial sang pelaku.
Sementara dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut pelaku merupakan aktivid BEM predator seksual.
"Wwoouuu mak janggg... Aktivis BEM predator seksual," cuit netizen Ranisor.
Dilihat dari foto tangkapan layar unggahan Rani Soraya itu, tampak akun media sosial pelaku bernama Khalid Maulana.
Dalam unggahan akun pelaku, Khldmt tersebut telihat aktivis BEM itu tengah memimpin sebuah aksi demo.
"Gejayamemanggil kita merah kan lagi jalan gejayan dengan almater merah umy," tulis Khalid Maulana.

Rani Soraya dalam unggahannya itu juga membagikan foto tangkapan layar artikel pemberitaan dan kronologi peristiwa terkait aksi pelaku pemerkosa tiga mahasiswi UMY itu.
Diketahui, dugaan pemerkosaan terhadap 3 mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) heboh di publik usai kronologi peristiwa itu diunggah pengguna Instagram Dear_umycatcallers.
Akun tersebut mengunggah kronologi dan pengakuan salah satu mahasiswi UMY yang menjadi korban pemerkosaan itu.
Berdasarkan narasi postingannya, akun Dear_umycatcallers mengungkap awal mula kejadian pemerkosaan itu.
"3,5 bulan yang lalu, korban dikenalkan dengan pelaku (MKA atau OCD) oleh teman korban dari fakultas lain. Kemudian korban dengan MKA mulai chatting. 3 hari kenal, MKA (OCD) meminta korban untuk menemani rapat. Namun MKA (OCD) meminta korban untuk menjemput dengan dalih MKA (OCD) tidak ada motor. Saat diperjalanan korban merasa aneh karena jalan yang dilewati sepi, seperti bukan jalan menuju ke lokasi rapat. Lalu ditengah perjalanan, MKA (OCD) berhenti ke sebuah toko untuk membeli minuman keras Setelah itu lanjut perjalanan dan sampailah ke kost pelaku. Korban bingung kenapa justru berhenti di kos. Korban dibohongi. Sekitar jam 22, setelah MKA minum miras, ia meminta korban melakukan persetubuhan. Korban dalam keadaan sadar dan tidak minum miras," demikian isi postingan Dear_umycatcallers itu.
Lebih lanjut, akun itu juga menyebut bahwa aktivis BEM pemerkosa mahasiswi itu tidak menjalin hubungan pacaran dengan para korbannya.
"Timbul pemerkosaan karena korban tidak sepakat/consent untuk disetubuhi. Nb: mereka tidak dalam hubungan pacaran. Pelaku terus memaksa untuk bersetubuh. Karena terdesak dan terjadi relasi kuasa yang timpang," ungkapnya.










