BNPB Sulsel Minta Pemprov Sulsel Menurunkan Positif Rate Covid-19 Dengan Memperketat 5M

BNPB Sulsel Minta Pemprov Sulsel Menurunkan Positif Rate Covid-19 Dengan Memperketat 5M

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 BNPB, Sonny Harmadi meminta agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) beserta Forkopimda terus berupaya dalam menurunkan positif rate Covid-19 dengan memperketat protokol kesehatan 5M dan 3T.

Hal itu diungkapkan saat melakukan silaturahmi virtual bersama Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Menko Polhukam, Menteri Agama dan Kepala BNPB dengan para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pengasuh Pondok Pesantren, Organisasi Keagamaan, dan Pimpinan Agama se Provinsi Sulsel, terkait penanggulangan Covid-19, secara virtual, Jumat 20 Agustus 2021.

Sonny meminta agar terus mendorong kepatuhan masyarakat akan 5M yaitu, mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Kita sudah buat buku materi edukasi untuk masyarakat agar bisa lebih memahami bahaya Covid-19, kenapa harus memakai masker, protokol kesehatan, itu sudah diterjemahkan dari berbagai bahasa daerah termasuk Bahasa Makassar, Bahasa Bugis, Bahasa Mandar, bahasa Toraja. Silahkan dimanfaatkan materi ini sebaik-baiknya," kata Sonny Harmadi.

Dia juga mengapresiasi upaya Pemprov Sulsel dalam penanganan Covid-19. Karena angka positif rate atau jumlah orang yang positif dari 100 persen atau dari 100 orang dites angka positif ratenya sekitar 30 persen. Jika ada 100 orang dites, maka 30 orang yang terkonfirmasi positif. Hal ini sudah turun dibanding kondisi puncak pada 3 Agustus 2021, yang angka 42 persen.

"Akan tetapi harus terus kejar, karena yang aman dibawah 30 persen. Ini menjadi PR kita bersama," tuturnya.

Selain itu, berdasarkan data mengenai perkembangan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Sulsel per tanggal 18 Agustus 2021, disebutkan total target vaksinasi Provinsi Sulsel sebanyak 7.058.141 orang, pencapaian sudah sekitar 25,71 persen atau 1.814.947 orang.

"Kami juga mengapresiasi karena Provinsi Sulawesi Selatan angka vaksinasinya sekarang cukup tinggi. Walaupun ada hal-hal yang perlu kita sempurnakan, tetapi Pak Gubernur beserta para kepala daerah juga melakukan upaya luar biasa sehingga vaksinasi sejak periode PPKM pada bulan Juli sampai sekarang melonjak cukup fantastis," sanjungnya.