Bersenjatakan Lengkap, 39 Paspampres Kawal Jokowi ke Ukraina

Bersenjatakan Lengkap, 39 Paspampres Kawal Jokowi ke Ukraina

Rachma Laksmi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang rencananya akan bertolak ke Ukraina dan Rusia akhir Juni ini mendapatkan pengawalan super ketat, mengingat Ukraina masih terlibat perang dengan Rusia.

Dalam kunjungannya itu, dikabarkan Presiden Jokowi akan menemui Presiden Ukraina Volodymir Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Jokowi menemui kedua pimpinan negara itu adalah mencoba berkontribusi untuk mendorong perdamaian dan sebagai wujud kepedulian terhadap isu kemanusiaan.

Komandan Paspampres Mayjen Tri Budi Utomo menyampaikan sebanyak 39 orang Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan mengawal Presiden. Prajurit-prajurit itu pernah bergabung dengan sejumlah pasukan elite TNI.

"Alhamdulillah kita juga tidak terlalu khawatir karena Paspampres ini ada dari Kopassus, Denjaka, ada dari Paskhas. Alhamdulillah kita percaya diri," ungkap Tri Budi.

Kabarnya pengawal Jokowi akan dibagi ke dalam tiga tim. Sebanyak 19 orang masuk ke tim utama, yang bertugas melekat dengan Jokowi.

Ada 10 orang yang akan bertugas sebagai tim penyelamatan. Sisanya masuk ke dalam tim advance yang bertugas memastikan keamanan sebelum Jokowi tiba.

Tri Budi menuturkan Paspampres akan membawa senjata lengkap. Menurutnya, Ukraina memberi sejumlah keistimewaan pada kawatan kali ini.

"Dari pihak Ukraina juga sudah memberi kita keleluasaan untuk membawa senjata laras panjang sesuai dengan jumlah personel Paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas," ucapnya saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis 23 Juni 2022.

Tri Budi meyakini kunjungan Jokowi ke Ukraina berjalan aman. Dia beralasan lokasi pertemuan Jokowi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjarak 350 kilometer dari titik perang. Presiden juga dilengkapi helm dan rompi antipeluru.

Jokowi akan berkunjung ke Eropa mulai 26 Juni 2022. Ia akan menyambangi Jerman untuk menghadiri pertemuan G7.

Setelah itu, Jokowi akan berangkat ke Ukraina menggunakan kereta dari Polandia.

Sebelum kembali ke tanah air, Presiden akan bertandang ke Moskow, Rusia untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.