Beredar Kabar Pasien di Semarang Meninggal Akibat Wabah Virus Corona, Ini Faktanya

Beredar Kabar Pasien di Semarang Meninggal Akibat Wabah Virus Corona, Ini Faktanya

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Semarang - Dunia maya dihebohkan dengan kabar yang menyebut adanya seorang pasien di Semarang, meninggal akibat wabah virus corona.

Kabar tersebut diunggah oleh akun Facebook Muhammad Umar Siddiq pada Minggu, 2 Februari 2020.

Dalam unggahannya, Muhammad Umar Siddiq melampirkan sebuah tangkapan layar dari video Kompas TV.

Pada gambar itu, tampak seorang pasien sedang berbaring di tempat tidur rumah sakit dan di sampingnya tampak berdiri sejumlah petugas medis.

Pada tangkapan layar video itu tertulis "5 PASIEN 'SUSPECT' VIRUS KORONA 4 DIRAWAT DI RUANG ISOLASI, 1 MENINGGAL".

"Innalillah. Bukan Isapan JempolDalam VideoNKRI Sudah Masuk Virus Corona,Detik-detik Penampakan 5 Pasien Suspect Virus Corona di Semarang, 1 Meninggal 4 Dalam Ruang Isolasi, Lihat Video KLIK https://youtu.be/MUhgDzLdI5I," tulis akun facebook Muhammad Umar Siddiq di caption unggahannya.

Namun, berdasarkan penelusuran fakta seperti dilansir dari Liputan6, Senin, 3 Februari 2020, kabar meninggalnya seorang pasien di Semarang, Jawa Tengah, akibat wabah virus corona adalah tidak benar alias hoaks.

Hal itu ditegaskan oleh pihak RSUP Kariadi Semarang lewat akun Twitter resminya, @rskariadi.

Menurut RSUP Kariadi, informasi yang diunggah di media sosial terkait hal tersebut merupakan potongan berita simulasi penanganan pasien virus corona di RSUP Kariadi.

"Sahabat sehat, berikut video klarifikasi RSUP Dr. Kariadi Semarang, mengenai video berita dari @kompastv @kompastvjateng mengenai kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada hari kamis 30 Januari 2020 kemarin. Namun oleh oknum video tersebut di potong dan di sebarkan sehingga menimbulkan salah informasi, untuk masyarakat diharapkan melalui video ini untuk tidak panik namun tetap waspada, serta tidak ikut menyebarkan berita tersebut. Berikut mimin sampaikan juga link berita sebenarnya dari Kompas TV :https://www.youtube.com/watch?v=CCol-aVgY7c," demikian klarifikasi RSUP Kariadi Semarang di unggahan Twitter.

Diketahui, RSUP Kariadi Semarang merupakan rumah sakit yang dipersiapkan untuk menangani pasien positif virus corona.

Dalam rumah sakit tersebut terdapat sejumlah ruang isolasi di IGD dan kemudian ada akses khusus menuju ruang isolasi di lantai 6 gedung Rajawali.

Sebelumnya, RSUP dr Kariadi juga sempat menangani mahasiswa asal Indonesia yang kuliah S3 di Wuhan yang disebut menjadi sumber merebaknya virus Corona di China.

Namun, mahasiswa itu sudah dipulangkan setelah menjalani observasi dan dinyatakan negatif Corona.

Dari hasil klarifikasi pihak RSUP dr Kariadi Semarang tersebut maka dapat disimpulkan bahwa gambar tangkapan layar dari video Kompas TV yang viral itu, ternyata hanya sebuah simulasi penanganan pasien virus corona.

Oleh karena itu, kabar yang diunggah akun Facebook Muhammad Umar Siddiq yang menyebut adanya korban meninggal di Semarang akibat wabah virus corona merupakan informasi tidak benar alias hoaks.