Terkini.id, Jakarta - Sebuah kabar tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim, beredar di media sosial. Dalam kabar tersebut disebutkan bahwa Nadiem menggelontorkan dana sebanyak Rp 6 triliun untuk bisa diangkat menjadi Mendikbud.
Kabar itu diunggah oleh salah seorang pengguna Twitter dengan nama akun @DjokoEdhi1 pada 27 Januari 2020.
"Barusan dapat info, Nadiem bayar Rp 6T untuk jadi Mendikbud. Waaw. Lagi hangat info ini. Dan forum Pasfes memprediksi Gojek segera buka Go-News, dengan captive market peserta didik. Maka seluruh iklan masuk ke Go-News dibackup oleh perusahaan startup jaringan Go-jek," cuit @DjokoEdhi1.

Namun, dari hasil penelusuran fakta turnbackhoax.id, Jumat, 31 Januari 2020, kabar yang diunggah akun Twitter @DjokoEdhi1 itu adalah kabar tidak benar alias hoaks.
Pasalnya, harta kekayaan Nadiem menurut Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni senilai Rp 1.225.006.640.485.
Harta tersebut diperoleh Nadiem dari beberapa aset kekayaan miliknya diantaranya, tanah dan bangunan Rp 38.675.933.850, alat transportasi dan mesin sebanyak 2.076.076.550, surat berharga Rp 1.250.453.164.985 serta kas dan setara kas senilai Rp 119.159.451.323.
Jika ditotal maka harta kekayaan Nadiem itu berjumlah Rp 1.410.364.626.708. Setelah dikurangi utang, maka total keseluruhan yakni Rp 185.357.986.223.

Harta kekayaan Nadiem Makarim tersebut juga pernah diulas di pemberitaan Kompas yang dimuat pada Oktober 2019. Adapun judul artikel pemberitaan tersebut yakni "Jadi Mendikbud, Berapa Gaji Nadiem Makarim?"yang dimuat pada 24 Oktober 2019.
Artikel pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa Nadiem masih memiliki saham di GoJek meski tak lagi menjabat sebagai CEO di perusahaan layanan aplikasi tersebut usai dirinya resmi menjabat Mendikbud RI.
Saham yang dimiliki Nadiem di GoJek berjumlah 58.416 lembar atau senilai Rp 1,96 triliun.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Nadiem Makarim tidak memiliki kekayaan senilai Rp 6 triliun untuk membayar menjadi Mendikbud seperti yang diinformasikan oleh akun Twitter @DjokoEdhi1.
Oleh karena itu, informasi yang menyebutkan Nadiem Makarim membayar Rp 6 triliun untuk diangkat jadi Mendikbud merupakan konten palsu alias hoaks.










