Terkini.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah menduga masa bakti perwira TNI akan diperpanjang. Sehingga, Panglima TNI baru Jenderal Andika bisa menjabat lebih dari 13 bulan.
Seperti yang dikabarkan, sisa masa dinas Jendral TNI Andika yang singkat selama 13 bulan menjadi topik panas. Terlebiih ketika Ketua DPR RI Puan Maharani mengetuk palu persetujuan kepada Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang baru.
Menanggapi hal tersebut, Dave Akbarshah menilai hal itu bisa saja dimungkinkan. Berkaca pada militer di Amerika Serikat, usia pensiun para perwira tinggi di Negeri Paman Sam itu mencapai lebih dari 60 tahun.
"Amerika saja umur 64 atau 65 tahun itu masa dinasnya, makanya jenderal-jenderal bintang 4 usianya di atas 60 tahun, secara fisik dan mental itu masih mampu," kata Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 8 November 2021.
Selanjutnya politisi Golkar ini juga menyatakan, jika pemerintah Indonesia hendak meniru Amerika Serikat maka cara yang dilakukan adalah mengubah beleid TNI. Sebagai Legislatif, Dave mengaku tidak keberatan membahasnya secara komprehensif.
"Bila pemerintah ingin mengubah, entah pasalnya saja yang diubah kita bisa welcome dan semoga itu bisa dilakukan dalam beberapa waktu ke depan," ungkap Dave.
Seperti yang dilansir dari Liputan6, diketahui saat ini masa dinas perwira tinggi TNI dibatasi hanya sampai usia 58 tahun sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Oleh karena itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang hari ini genap berusia 58 tahun sudah harus menyudahi karirnya sebagai Panglima TNI.
Begitu pun dengan Andika Perkasa, pria kelahiran 1964 ini juga akan menginjak usia 57 pada tanggal 21 Desember mendatang. Artinya, Andika Perkasa hanya memiliki masa jabatan sebagai Panglima TNI tidak lebih dari 13 bulan.
Selanjutnya ada Politikus PKS Kharis yang juga menerangkan bahwa perpanjangan masa jabatan perwira itu bisa terjadi. Bila diubah, Andika bisa menjabat hingga tahun 2024.
"Saya tidak mau membawa pasti diperpanjangnya atas nama Andika sendiri atau apa. Yang jelas saya punya keyakinan akan sampai umur 60 lebih kira-kira dan kalau sampai umur 60 itu artinya sampai 2024," ujar Kharis.
Lebih lanjut Kharis mengatakan, saat ini wacana revisi UU TNI memang sudah ada usulan dari pemerintah.
"Ya selama ini masih direvisi kan, cuman belum mulai karena usulan dari pemerintah tapi saya merasa sih akan diperpanjang," katanya.










