Kemenkes dan TNI Perpanjang Kerja Sama Bangun Kesehatan Indonesia

Kemenkes dan TNI Perpanjang Kerja Sama Bangun Kesehatan Indonesia

TN
Thamrin Nawawi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI dan TNI sepakati kerja sama bidang kesehatan. Keduanya berkomitmen membangun kesehatan di Indonesia.

Dilansir dari kemkes.go.id, kerja sama tersebut tertuang dalam MOU yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Panglima TNI Yudo Margono pada Senin, 6 November 2023 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pelayanan kesehatan, penanggulangan, pencegahan, dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, penanggulangan krisis kesehatan, kesehatan masyarakat, sosialisasi dan pelaksanaan program kesehatan, pendidikan dan pelatihan SDM bidang kesehatan, pengelolaan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan serta logistik kesehatan, riset bidang kesehatan, kerja sama luar negeri bidang kesehatan, dan kegiatan lainnya yang disepakati antara Kemenkes dan TNI.

Menkes Budi mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Ia mengatakan banyak hal yang bisa dirapikan terkait kesehatan bangsa kita, keselamatan tenaga kesehatan terutama di daerah.

“Dengan koordinasi dan kolaborasi tersebut, diharapkan akan dapat mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan serta menciptakan lingkungan kondusif bagi pelaksanaan gerakan masyarakat untuk hidup sehat,” ujar Menkes Budi di Mabes TNI, Jakarta.

Upaya transformasi kesehatan membutuhkan dukungan dan kemitraan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan terkait baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, akademisi, dan media.

Peran TNI diperlukan dalam mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia. Menkes Budi menilai TNI dengan sumber daya yang dimiliki selalu siap mendukung upaya kesehatan, baik pada situasi normal maupun pada situasi krisis kesehatan seperti saat pandemi COVID-19 dan kejadian bencana lainnya.

Pada situasi normal atau sebelum terjadi krisis, TNI dengan sumber daya kesehatan yang dimiliki telah membantu memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan serta menjaga keamanan kesehatan global.

Sedangkan pada situasi krisis, contohnya pada saat pandemi lalu, TNI telah banyak memberi dukungan pada keberhasilan vaksinasi, evakuasi medik & pelayanan kesehatan, testing, tracing, & treatment, penyediaan sarana prasarana dan logistik yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Sebelumnya, pada Februari 2017 Kementerian Kesehatan dan TNI telah menyusun Nota Kesepahaman tentang Pelayanan Kesehatan. Nota Kesepahaman tersebut berakhir pada tahun 2022.