Beberkan Akal-akalan SBY, Jhoni Allen: Ibas Ditunjuk Wakil Ketua

Beberkan Akal-akalan SBY, Jhoni Allen: Ibas Ditunjuk Wakil Ketua

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sekjen Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Jhoni Allen membeberkan hal yang menurutnya merupakan akal-akalan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meneruskan pengaruh kekuasaannya di Partai Demokrat.

Jhoni Allen menyebut bahwa SBY sengaja menempatkan putra keduanya, Ibas sebagai Wakil Ketua dari AHY.

Menurut Jhoni, hal itu sudah dipersiapkan dengan matang oleh SBY.

"Apabila ketua umum berhalangan tetap, maka ketua majelis tinggi menunjuk wakil ketua, dan itu sudah dipersiapkan Ibas, sudah ada, pasti ke Ibas. Makanya, sudah berkutat saja di situ kekuasaan," ujar Jhoni Allen, Jumat 13 Maret 2021 saat tampil di live di Metro TV.

Selain itu, Jhoni juga menyinggung soal pencitraan yang seolah selalu dilakukan SBY dengan menempatkan dirinya diposisi tersudut dan teraniaya.

Padahal, kata Jhoni, sebaliknya. SBY lah yang selalu memutarbalikkan fakta termasuk merampas hak semua kader yakni iuran anggota.

"Padahal SBY kan sudah lapor ke Tuhan, soal menyesal angkat Moeldoko. Intinya partai ini hanya ditentukan oleh dua orang AHY dan SBY," tuturnya.

Adapun terkait alasan Partai Demokrat versi KLB belum melaporkan data kepengurusan ke Kemenkumham, Jhoni mengatakan bahwa pihaknya memang harus cermat dan mau membuat data yang dimiliki paten 100 persen.

Hal itu, menurut Jhoni Allen, agar kubu AHY tidak melakukan manuver dengan merekayasa data mereka.

"Maka itu, biar variabel tidak direkayasa kubu AHY, kita yang dari 80 persen kita mau bikin 100 persen," ungkapnya.

Mengutip Hops.id, Jhoni Allen dalam tayangan Metro TV tersebut juga mempersoalkan sejumlah pasal yang telah dilanggar SBY selama mengkomandoi partai ini.

Menurutnya, dalam Kongres Partai Demokrat pada 15 Maret 2020 lalu ada beberapa isi AD/ART yang melanggar UU Partai Politik.

Ia pun lantas menyinggung sejumlah pasal yang intinya bahwa penguasa Partai Demokrat hanya dua orang, yakni SBY dan AHY.

Sejak itulah Jhoni menilai akal-akalan SBY untuk menguasai Partai Demokrat sudah terlihat dengan jelas.

Salah satu contoh terkait hal itu, lanjut Jhoni Allen, yakni Ketua Majelis Tinggi memiliki kewenangan untuk menetapkan calon peserta Kongres Demokrat.

"Salah satunya, Ketua Majelis Tinggi SBY memiliki kewenangan untuk menetapkan calon peserta kongres, padahal itu kedaulatan anggota di dalam parpol," ujarnya.