Terkini.id, Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu mengungkit pernyataan yang sempat diutarakan Presiden Jokowi yang berjanji bahwa bahan bakar minyak atau BBM tidak akan naik sampai akhir tahun 2022.
Said Didu pun lewat unggahannya di Twitter @msaid_didu, Sabtu 3 September 2022, mempertanyakan kembali janji Jokowi itu menanggapi harga BBM subsidi yang saat ini sudah naik.
Dalam unggahannya itu, Said Didu menyertakan sebuah link artikel pemberitaan berjudul "Presiden Jamin Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi Hingga Akhir Tahun" yang dimuat situs medcom.id, pada Juli 2022 lalu.

Mengutip isi artikel pemberitaan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, listrik, dan gas LPG tiga kilogram tidak akan naik hingga akhir tahun.
Subsidi untuk komoditas-komoditas itu dipastikan terus digulirkan di tahun depan jika kondisi perekonomian dunia membaik serta konflik antara Rusia dan Ukraina mereda.
"Presiden menjamin, sampai akhir tahun, subsidi BBM akan terjaga. Sekarang tren harga minyak menurun, kan. Kalau harga minyak dunia turun, harga BBM akan turun juga. Kita juga harapkan ketegangan antara Rusia dan Ukraina mereda. Itu akan sangat membantu ekonomi kita," ujar anggota Dewan Penasihat Forum Pemred Primus Dorimulu, usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 13 Juli 2022.
Pada kesempatan itu, Kepala Negara optimistis harga bahan pangan bisa stabil. Sehingga tingkat inflasi di dalam negeri tidak akan melonjak tinggi.
Jokowi yakin produksi pangan tidak akan terganggu karena telah banyak dibangunnya infrastruktur pendukung, seperti bendungan dan irigasi. Bahkan, hasil panen bisa lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.
"Sawah-sawah yang dulu hanya sekali panen dalam setahun, sekarang bisa dua kali panen. Itu memberi dampak terhadap produksi beras. Presiden yakin kita sebentar lagi swasembada beras. Kalau harga pangan terjamin, inflasi juga terkontrol," tutur Primus.
Menanggapi artikel pemberitaan itu, Said Didu pun mempertanyakan kepada Presiden Jokowi perihal janji sang kepala negara yang bisa dipegang oleh rakyat.
Pasalnya, kata Said Didu, janji Jokowi bahwa harga BBM subsidi tak akan naik hingga akhir tahun itu ia utarakan pada Juli 2022. Namun, nyatanya di bulan September ini harga sejumlah BBM subsidi dinaikkan oleh pemerintah.
"Bapak Presiden yth, bolehkah rakyat diberikan kode mana kata-kata Bpk yg rakyat boleh pegang bhw hal tsb akan dilaksanakan sesuai dg yg dikatakan ? Ini pernyataan Bpk bulan Juli 2022," ujar Said Didu.










