Terkini, Makassar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar mengeluhkan belum menerima anggaran pengawasan tahap kedua dari pemerintah.
Dimana sebelumnya Bawaslu Makassar sudah mendapatkan kucuran anggaran 40 persen pada tahap awal dari Rp18 miliar yang disetujui pemerintah Kota Makassar untuk Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2024.
"Tadi (Selasa) saya sudah komunikasi dengan Kesbangpol, katanya sementara proses pencairan, jadi kami masih menunggu," kata ketua Bawaslu Kota Makassar, Dede Arwinsyah, Selasa 25 Juni 2024.
Dede Bawaslu membeberkan, tahapan awal mendapatkan sekitar Rp 7 miliar.
"Jadi lebih itu sementara kami tunggu (sekitar Rp11 miliar," ucapnya.
Diketahui Bawaslu sementra melakukan pengawasan terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Dede menyebutkan walau anggaran tersebut belum cair, sampai saat ini tidak mengganggu proses pengawasan Pantarlih tersebut.
"Tidak mengganggu, kan tahapan yang berjalan di kami itu baru tahapan Coklit (Pencocokan dan Penelitian)," jelasnya.
Tidak hanya Bawaslu Makassar hal tersebut. Bawaslu Kota Parepare juga mengalami hal yang sama.
Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh Zainal Asnun mengungkapkan, jika sisa anggaran pengawasan 60 persen tersebut, belum dicairkan oleh pemerintah Kota dari Rp5 miliar yang disetujui oleh Pemda.
"Kemarin sudah pertemuan dengan Badan Keuangan. Katanya melihat dulu ketersediaan anggaran. Jadi sementara menunggu info dari Pemda," katanya.
Walau belum ada pencairkan kata Zainal, itu belum mengganggu tahapan pengawasan saat ini, karena masih memiliki anggaran tahapan awal.
"Semetara kta gunakan dulu anggaran yang sudah cair yang 40 persen," singkatnya.










