Terkini.id, Jakarta - Bantu Afghanistan usir Taliban, Amerika luncurkan serangan udara terbaru!
Belum lama ini, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan telah meluncurkan serangan udara terbaru ke Afghanistan guna membantu pemerintahan Presiden Ashraf Ghani di Ibu Kota Kabul melumpuhkan kelompok bersenjata Taliban.
“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah bertindak melalui serangan udara untuk mendukung ANDSF (pasukan Afghanistan). AS terus meluncurkan serangan udara untuk mendukung ANDSF,” terang juru bicara Kementerian Pertahanan AS, John Kirby, di Washington pada Kamis 22 Juli 2021.

Kirby sendiri mengaku tidak dapat memberi rincian terkait serangan udara itu. Kendati begitu, ia menegaskan mengulang pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin, Negeri Paman Sam tetap ‘berkomitmen membantu pasukan keamanan dan pemerintah Afghanistan di masa depan’.
Seperti diketahui, militer AS telah lama mendukung pasukan Afghanistan melawan Taliban.
Sebagaimana dilansir AFP via CNNIndonesia.com, Jumat 23 Juli 2021, Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Mark Milley mengakui rezim Taliban sekarang telah mengendalikan sekitar setengah dari 400 distrik di Afghanistan.
Namun, Milley menuturkan Taliban tidak menguasai satu pun dari kota-kota utama yang berpenduduk padat di negara itu.
Ia menyebut, pihaknya telah menarik 95 persen pasukannya dari Afghanistan.

Pasca hengkangnya militer AS dan sekutunya (NATO) dari Afghanistan, Taliban kembali menggempur pasukan pemerintah Afghanistan.
Hal itu juga menandai akhir dari misi AS dan sekutunya bercokol selama belasan tahun di negara Asia Selatan tersebut.
Taliban juga mengklaim kelompoknya telah menguasai 90 persen perbatasan Afghanistan. Namun, hingga kini klaim Taliban itu belum bisa diverifikasi secara independen.










