Bangkitkan Ekonomi Sulsel, Pesepeda Dari Berbagai Kota Akan Jelajahi Pesona Sulawesi

Bangkitkan Ekonomi Sulsel, Pesepeda Dari Berbagai Kota Akan Jelajahi Pesona Sulawesi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Etape 2, Pinrang menuju Cakke disambut Bupati Enrekang untuk makan siang dan Salat Jumat selanjutnya finish di Cakke sambil menikmati panorama Gunung Nona.

"Etape 3, Cakke menuju Tanah Toraja disambut Bapak Bupati Tana Toraja dan makan siang serta pembagian doorprize dan acara seni dan budaya Sulsel dan Tana Toraja kemudian istirahat di Hotel Misiliana,"imbuhnya.

Sedangkan Ketua Sepeda Lipat Makassar, Yuli Priyono, mengatakan Jelajah Pesona Sulawesi (JPS) 2021 adalah even yang ditujukan kepada pesepeda lipat penikmat keindahan alam, pencari tantangan, dan penguji ketahanan fisik.

“JPS juga merupakan salah satu ajang silaturahmi para pesepeda lipat, antar komunitas dari seluruh pelosok nusantara. Kami juga ingin mengenalkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu kota tujuan wisata sepeda (sport tourism),” ujar Yuli yang juga General Manager Santika Hotel Makassar ini.

"Jelajah Pesona Sulawesi 2021 juga diikuti pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Merauke, Sorong, Bontang, Paser, Kendari, Jakarta, Yogyakarta, dan Bekasi. Sekitar 150 pesepeda yang akan berpartisipasi,"sambung Yuli kepada awak media di Claro Makassar 10 November 2021.

Masih kata Yuli, terkait pelepasan peserta Jelajah Pesona Sulawesi 2021 akan dilakukan pada hari Kamis, 11 November 2021 di Rumah Jabatan Plt Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Prof. Muhammad Jufri turut mengapresiasi atas terlaksananya Jelajah Pesona Sulawesi 2021.

Ia meyakini kegiatan tersebut akan menjadi awal kebangkitan sektor ekonomi khususnya di bidang pariwisata.

“Bangkitnya event wisata olahraga (sport tourism) menjadi momen pengembangan wisata terlebih dengan rute lintasan melewati sembilan kabupaten ini sekaligus ajang perkenalan destinasi wisata baik alam, bahari juga wisata sejarah tentunya,” imbuhnya.

Sehingga Prof Jufri berharap melalui event ini Sulsel akan lebih terkenal dengan tidak terlepas dari penerapan standar kesehatan tetap menjadi prioritas.

“Yakin dan percaya Sulsel yang memiliki kebanggaan destinasi wisata dalam berbagai hal akan lebih mudah dikenali lagi,” tutupnya.