Terkini.id, Makassar - Kuasa hukum Shesie Erisoya, Agus Amri menegaskan bahwa pihaknya bakal menempuh jalur hukum jika manajemen klub sepakbola PT PSM Makassar tidak membayar utang kepada Shesie Erisoya.
Pihak manajemen PSM Makassar masih memiliki utang sebesar Rp5,6 miliar kepada Shesie Erisoya yang merupakan mantan sekretaris Munafri Arifuddin (Mantan CEO PSM Makassar)
Utang tersebut bermula pada tahun 2016, dimana manajemen PSM meminjam uang kepada Erisoya sebesar Rp14,9 miliar untuk membiayai segala kebutuhan tim seperti, operasional, sewa hotel dan lain-lain.
Utang tersebut tanpa bunga yang dibayar secara bertahap atau cicil hingga menyisakan Rp5,6 miliar yang sampai saat ini belum dibayarkan.
Menurut Agus Amri, terakhir manajemen PSM membayar sekitar 6 bulan yang lalu. Bahkan sempat membayar menggunakan cek kosong pada bulan Juni 2023 lalu.
Selain itu, pihak kuasa hukum mengungkapkan bahwa sulitnya menagih utang manajemen karena telah terputus komunikasi baik Munafri Arifuddin (Appi) maupun Sadikin Aksa yang saat ini menjabat CEO PSM Makassar.
Bahkan segala upaya sudah dilakukan untuk menagih utang termasuk melayang somasi kepada manajemen PSM.
Olehnya itu, pihak kuasa hukum Shesie Erisoya akan menyeret sejumlah pihak antara lain, Appi, Sadikin Aksa dan Bosowa Group ke ranah hukum.
"Kita akan menarik pihak-pihak yang terlibat dalam kepengurusan PSM, termasuk Appi, Sadikin Aksa termasuk grup Bosowa untuk mempertanggungjawabkan di pengadilan," ujar Agus saat menggelar konferensi pers, di Makassar, Jumat 25 Agustus 2023.
Selain itu, pihak Erisoya juga akan melaporkan perihal tersebut ke Federasi FIFA agar manajemen PSM diberi sanksi, karena dianggap orang-orang yang mengurus PSM tidak benar.










