Bahas Soal Gizi Remaja, FKM UMI Gelar Webinar Nasional Kesehatan

Bahas Soal Gizi Remaja, FKM UMI Gelar Webinar Nasional Kesehatan

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Peminatan Gizi Angkatan 2018 Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Webinar Nasional Gizi Kesehatan Masyarakat 2021.

Webinar Nasional tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Kegiatan webinar bertemakan 'Sehatkan Remaja dengan Asupan Gizi Seimbang dalam Mencegah Anemia' ini menghadirkan tiga pembicara dari 3 kampus berbeda yaitu Dr. Sitti Patimah, SKM., M.Kes (Dosen FKM UMI), Prof. Dr. Sri Sumarmi, SKM., M.Si (Guru Besar FKM UNAIR) dan Dr. Dra. Nurhaedar Jafar, Apt., M.Kes (Dosen FKM UNHAS).

Dr. Sitti Patimah SKM., M.Kes selaku pembicara pertama mengatakan bahwa minum teh setelah makan, bisa menghambat penyerapan zat besi yang dikonsumsi.

"Yang dianggap sayur adalah air ikan. Itu di Sulawesi kalau sudah mengkonsumsi air ikan itu sudah dianggap sayur. Jadi, ini yang harus perlu diketahui sayur itu setiap makan 3 sampai 4 porsi kalau kita tidak mau anemia. Buah juga dan yang paling penting protein juga, karena tidak ada gunanya makan sayur dan buah kalau proteinnya tidak cukup, karena berperan penting dalam metabolisme," pesan Dr. Sitti Patimah.

Sementara, Prof Dr. Sri Sumarmi, SKM., M.Si selaku pembicara kedua mengatakan bahwa konsumsi protein hewani, daging merah, ikan untuk asupan Fe dan Zn, konsumsi buah untuk meningkatkan asupan vitamin C, vitamin A dan boleh mengemil kuaci biji labu kuning untuk meningkatkan asupan Zn.

"Proporsi makanan berisiko anemia dari tinggi ke rendah, paling tinggi itu adalah bumbu penyedap, kemudian makanan dan minuman manis, makanan berlemak, makanan asin, mi instan, makanan yang dibakar dan yang terakhir adalah soft drink," ujar Dr. Dra. Nurhaedar Jafar, Apt., M.Kes.

"Kemudian, ada pemantauan minum tablet tambah darah dengan menggunakan aplikasi Ceria. Tinggal download aplikasinya, nanti setiap saat akan diingatkan apakah sudah minum tablet besinya atau tidak, karena dosisnya kan sekali seminggu," sambungnya.

Adapun Rezky Aulia Yusuf, SKM., MS selaku moderator mengatakan bahwa ilmunya sangat bermanfaat untuk semua dan agar menjadi remaja yang cerdas, berprestasi dan menjadi SDM unggul untuk negara tercinta Republik Indonesia.

Citizen Reporter : Nisaul Khaeriyah