Atasi Keterbatasan Listrik, Dosen UNIBOS Latih Instalasi PLTS di SDN 41 Pulau Sabangko

Atasi Keterbatasan Listrik, Dosen UNIBOS Latih Instalasi PLTS di SDN 41 Pulau Sabangko

Ismail

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Tim Dosen Universitas Bosowa (Unibos) membangun Sistem kelistrikan bersumber dari energi matahari yang biasa disebut Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTS) di UPT SPF SDN 41 Pulau Sabangko, Pangkajene Kepuluan beberapa waktu lalu.

Ketua tim pelaksana program, Asdar menjelaskan sebagai bentuk pengabdian masyarakat, program PLTS tersebut diterapkan di sekolah yang memiliki akses listrik yang terbatas dimana tidak terdapat aliran listrik dari PLN.

"Selama ini, di SDN 41 Sabangko belum ada pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam kelas yang menggunakan tenaga listrik seperti komputer dan LCD (Proyektor)," kata Asdar.

Dengan adanya listrik PLTS dengan kapasitas panel surya dan inverter masing-masing 400 watt dan dan 2000 watt ini, masalah keterbatasan energi listrik dan kurangnya pemanfaatan media seperti proyektor dapat diselesaikan.

Program ini kata dia, melibatkan dosen yang melakukan instalasi PLTS juga memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat dan guru agar mampu melakukan instalasi PLTS secara mandiri dan juga edukasi tentang perawatan yang perlu dilakukan agar system/ teknologi dapat berfungsi dengan baik.

Selain itu, setelah dihasilkan aliran listrik dari tenaga surya, dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan menggunakan berbagai teknologi pembelajaran seperti proyektor dan laptop juga penggunaan media pembelajaran digital seperti game edukasi dan animasi pembelajaran.

Terdapat juga 3 orang mahasiswa PGSD yang terlibat dalam kegiatan ini yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Penerapan system PLTS, menurut salah satu anggota tim Swandi, merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dengan skema Kegiatan Kemandirian Masyarakat (KKM) yang dananya diperoleh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Tim Dosen memilih SDN 41 Sabangko yang letaknya di Pulau Sabangko, Pangkajene Kepulauan dikarenakan pulau ini belum memiliki akses listrik PLN.

Meskipun sebagian masyarakat telah menggunakan PLTS secara mandiri, namun kurangnya pengetahuan dan pengalaman berkaitan dengan instalasi dan perawatan, Sebagian besar PLTS warga tidak beroperasi dengan baik dan dalam jangka waktu yang lama.

H. Ambo Asse, S.Pd sebagai kepala sekolah mengatakan bahwa penerapan sarana belajar yang membutuhkan listrik tidak pernah dilakukan seperti penggunaan proyektor dan laptop.

"Selama ini pembelajaran masih sangat konvensional. Berkat pelatihan yang diberikan pihak sekolah berencana akan melakukan penambahan panel surya menjadi 1000 watt sehingga Sebagian masyarakat sekitar sekolah juga dapat menikmati aliran listrik," jelasnya

Selain instalasi dan pelatihan penggunaan PLTS serta media pembelajaran, juga dilakukan serah terima teknologi yang berupa satu paket system PLTS dengan kapasitas panel surya 400 watt dan inverter maksimal 2000 watt.

Fiskiawan yang merupakan salah satu instruktur dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dengan adanya onverter 2000 watt memungkinkan pihak sekolah melakukan penambahan kapasitas panel surya dan baterei.