Arab Saudi Saja Berani Eksekusi Mati 81 Teroris, Netizen: Kalau di Indonesia Teroris Mati 1 Saja Monyet Pada Berisik!

Arab Saudi Saja Berani Eksekusi Mati 81 Teroris, Netizen: Kalau di Indonesia Teroris Mati 1 Saja Monyet Pada Berisik!

Muh Ikhsan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Arab Saudi dinilai tegas bila dihadapkan pada persoalan terorisme. Terbaru, Arab Saudi telah mengeksekusi mati 81 pria dalam satu hari, pada Sabtu 12 Maret 2022.

Narapidana yang dieksekusi termasuk tujuh warga Yaman dan satu Suriah atas kasus terorisme dan pelanggaran lainnya, kata pihak berwenang.

“Orang-orang ini, berjumlah 81 orang, dihukum karena berbagai kejahatan termasuk membunuh pria, wanita dan anak-anak yang tidak bersalah,” kata Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan dikutip dari Cnbcindonesia pada Senin 14 Maret 2022.

Pejabat itu menjabarkan, puluhan narapidana yang dieksekusi mati itu memiliki kaitan dengan ISIS, Al-Qaeda, kelompok pemberontak Houthi di Yaman, atau sel-sel teror lainnya. Beberapa terdakwa merencanakan serangan terhadap situs-situs ekonomi vital di Saudi.

“Kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang ini juga termasuk berjanji setia kepada organisasi teroris asing, seperti ISIS (Negara Islam), Al-Qaeda dan Houthi,” tegasnya.

Ketegasan Arab Saudi ini menjadi perdebatan di media sosial terutama ketika dikaitkan dengan kematian Dokter Sunardi yang tewas ditembak mati oleh Densus 88.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh akun @tukangrosok yang mengatakan bahwa Arab Saudi menjadi negara yang tegas dan tidak memberikan toleransi terhadap pelaku terorisme.

Sangat berbeda dengan Indonesia yang terlalu sering mempermasalahkan hal yang sebenarnya sudah tepat dilakukan, seperti yang terjadi pada Dokter Sunardi.

“Teroris dihukum mati di Arab Saudi adalah hal biasa, kalau di Indonesia teroris mati 1 saja monyet pd berisik,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kemudian direspon oleh netizen lain dengan mengatakan bahwa mereka yang sering meributkan apa yang terjadi pada Dokter Sunardi, adalah lebih galak dari teroris itu sendiri.

“Monyetnya lbh galak drpd teroris,” ujar akun @BengkeltanahONE.