Anies Ingin Bersihkan Diri dari Stigma Kadrun, Denny: Masalahnya Kadrun Nempel Terus, Cinta Banget

Anies Ingin Bersihkan Diri dari Stigma Kadrun, Denny: Masalahnya Kadrun Nempel Terus, Cinta Banget

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pengamat politik menilai, Anies Baswedan ingin membersihkan dirinya dari stigma dekat dengan Kadrun atau julukan kelompok 212 hingga FPI.

Hal itu misalnya terlihat saat Anies memilih beribadah salat Idul Fitri di JIS (Jakarta Internasional Stadium). Selain itu, Anies juga tidak memberi izin reuni 212 di Patung Kuda akhir tahun lalu.

Penggiat media sosial, Denny Siregar menilai Anies sengaja menjauhkan stigma kadrun lantaran banyak partai yang susah dekat dengan dirinya kecuali Demokrat dan PKS. Sementara, Anies butuh dukungan partai untuk perhelatan Pilpres 2022 mendatang.

"Kabarnya Anies itu lagi bingung. Dia pengen jauhkan kadrun-kadrun itu, karena citranya jadi jelek dan buat banyak partai juga gak mau dekat-dekat kecuali Demokrat dan PKS. Tapi Demokrat udah punya calon," tulis Denny Siregar.

"Masalahnya, kadrun2 itu cinta banget ma Anies, nempel terus kayak ikan sapu2," tulis Denny lagi.

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo mengungkapkan salat Idulfitri yang dilakukan Anies di JIS sekaligus menjadi ajang bagi Anies membersihkan stigma.

Selama ini, Anies dilekatkan dengan kelompok Islam garis keras, seperti Persaudaraan Alumni 212 dan Front Pembela Islam (FPI).

Dia menduga Anies sengaja memilih JIS sebagai lokasi salat berjemaah. Hal itu dilakukan karena Monumen Nasional (Monas) sudah kadung lekat dengan gerakan Islam kanan.

"Dalam momentum hari ini ya dia menggunakan JIS sebagai sarana ibadah tadi, sebagai sarana menegaskan dia nasionalis-religius," ucap dia dikutip dari CNNIndonesia.

Kunto Aji juga menilai ada upaya Anies melepaskan diri dari stigma 'Islam garis keras'. Namun, dia merasa hal itu tak cukup.

"Kalau Anies pelan-pelan ke tengah, saya yakin persepsi orang juga akan bergeser asal Anies juga tidak kehilangan basis FPI dan 212 yang juga punya kekuatan vote yang besar," ucap Kunto.