Terkini.id, Makassar - Alumni Muda Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil peran dalam sektor perekonomian tanah air. Baik bergerak dalam usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun melalui perusahaan.
Hal itu nampak dalam diskusi bertajuk Milenial Unhas, Bangkitkan Ekonomi Indonesia yang digelar oleh Alumni Muda Unhas, di Red Corner Cafe, Jalan Yusuf Dg Ngawing Makassar, Kamis, 3 Maret 2022.
Sejumlah alumni muda yang hadir membeberkan usaha-usaha yang dilakukan sebagai andil dalam kebangkitan ekonomi, khususnya di Sulawesi Selatan.
Abdul Waris misalnya yang mendirikan usaha peternakan sapi Madeceng Farm di Kabupaten Sinjai. Dengan sistem kemitraan, dirinya memberdayakan warga sekitar untuk meningkatkan penghasilan mereka.
"Kami memberikan bantuan sapi ke masyarakat dan mereka yang pelihara, lalu kami bantu juga mereka untuk melakukan pemasaran," katanya.
Saat ini, usaha tersebut memang masih berfokus di Bumi Panrita Kitta, namun tak menutup peluang akan dilakukan ekspansi ke daerah lain.
"Saat ini memang masih di Sinjai, tapi tahun ini juga akan kami kembangkan ke daerah lain," jelasnya.
Di sisi lain, Ziaulhaq Nawawi, alumni Unhas angkatan 2001 ini mendirikan yayasan Econatural Society yang bergerak pada berbagai aspek dan dimensi dalam bidang perbaikan mutu lingkungan dan pengelolaan lingkungan.
"Kami bergerak khususnya pada sektor kelautan dan perikanan dalam bentuk kajian keilmuan yang berhubungan dengan wilayah pesisir, serta pengembangan sosial dan budaya masyarakat pesisir dalam mengelola sumber daya alam," bebernya.
Abdul Waris dan Ziaulhaq adalah segelintir contoh alumni muda Unhas yang mengambil bagian dalam pergerakan ekonomi masyarakat.
Direktur PT Asia Petrocom Services, Andi Razak Wawo menuturkan, kaum muda harus punya keberanian untuk berinovasi. Menurutnya, syarat menjadi pengusaha adalah memiliki inovasi. Tanpa itu, akan tergilas zaman.
"Kalau mau jadi pengusaha harus melakukan inovasi. Efeknya akan luar biasa bagi ekonomi kalau ratusan pengusaha dari kaum muda Unhas, baik itu melalui UMKM maupun usaha besar," tuturnya.
Ia pun menjelaskan karakteristik pengusaha yang sukses. Menurutnya, sebelum menggeluti usaha harus terlebih dulu memiliki bekal. Andi Razak meminta pengusaha tak takut menghadapi kegagalan.
"Pengusaha harus menggeluti apa yang jadi pasion-nya, mampu berpikir mandiri, punya sikap optimisme, keyakinan, memiliki visi, fokus, berdedikasi pada tindakan," tuturnya.










