Akui Susah Senyum: Sekali Coba, Gubernur Sumut Langsung Sakit Tiga Bulan

Akui Susah Senyum: Sekali Coba, Gubernur Sumut Langsung Sakit Tiga Bulan

Helmi Yaningsi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara dikenal dengan sosoknya yang tegas dan susah tersenyum. Bahkan, mantan Pangkostrad itu pernah sakit selama tiga bulan gara-gara diminta mengubah kebiasaannya tersebut.

"Pernah saya coba itu, sama tim sukses saya dia bilang ‘pak berubah lah pak’. Saya tanya maksud kau? Bapak senyum. Lalu saya coba, tiga bulan sakit saya," kata Edy Rahmayadi dalam acara Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut, Rabu 29 Desember 2021.

Selanjutnya, Edy juga kerap melontarkan kata-kata sontoloyo. Namun dia menegaskan tak bermaksud menyakiti orang lain dengan kata-kata tersebut.

"Saya ngomong 'sontoloyo kau', memang dari dulu saya digituin sama bapak saya. Makanya menurun lah ke saya ini," jelasnya.

Menurut Edy, masyarakat Sumatera Utara terutama dirinya sendiri kerap disebut sebagai orang Batak.

"Ciri khas orang kami selalu disebut orang Batak, karena kami itu memang seperti orang Batak. Orang Batak itu, kalau marah ya marah, kalau baik ya baik. Makanya orang Jawa sering ngomong berpikirlah seperti orang Batak tapi berbuatlah seperti orang Jawa," ungkapnya, dilansir dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, Edy menyebutkan bahwa dirinya tidak mungkin bisa langsung mengubah kebiasaannya tersebut hanya gara-gara dirinya saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumut.

"Tak mungkin saya gara-gara jadi gubernur, kalian suruh saya senyum gitu. Lebih baik lah saya gini. Mana kalian pilih saya jadi gubernur sakit, dari pada saya begini begini tapi sehat," ungkapnya.

Kemudian, Edy berharap orang-orang tidak ambil hati dengan sikapnya itu. Sebab hal tersebut merupakan ciri khasnya.

"Makanya biarkan saya begini. Jangan kau marah saya begini. Ya beginilah ciri khas saya. Belum tentu orang yang halus itu lebih baik dari yang kasar. Tapi diharapkan ngomongnya baik kelakuan baik. Tapi saya minta maaf saya tak bisa. Biarkan saya kayak gini. Setuju?," kata Edy yang langsung disambut hadirin dengan tepuk tangan.