Napoleon hingga Pattimura Diklaim Beragama Islam, Akhmad Sahal: Ini Justru Bikin Citra Islam Jadi Konyol

Napoleon hingga Pattimura Diklaim Beragama Islam, Akhmad Sahal: Ini Justru Bikin Citra Islam Jadi Konyol

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCBNU), Akhmad Sahal menyinggung soal Napoleon hingga Pattimura yang dikalim beragama Islam.

Akhmad Sahal menilai bahwa klaim-klaim seperti ini justru membuat citra Islam menjadi konyol dan memalukan.

"Setelah Napoleon, Gajah Mada, Candi Borobudur…kini Pattimura pun diklaim beragama Islam…," kata Akhmad Sahal melalui akuj @Sahal_AS, sebagaimana dikutip Terkini.id pada Senin, 4 Juli 2022.

"Othak athik gathuk kayak gini justru bikin citra Islam jadi konyol dan malu-maluin," sambungnya.

Akhmad Sahal memgingatkan bahwa obat dari kebodohan adalah ilmu, bukan iman.

Sebab, menurutnya, beriman tanpa berimu tetap akan membuat orang jadi bodoh.

"Obat dari kebodohan itu ilmu. Bukan iman. Beriman tanpa ilmu ya tetap aja goblok!" katanya.

Dalam cuitannya, Akhmad Sahal melampirkan beberapa gambar dan tangkapan layar.

Pertama, gambar buku berjudul "Rahasia yang Tersimpan: Napoleon Bonaparte Ternyata Seorang Muslim" karya R.M Irwan.

Selanjutnya, gambar buku berjudul "Borobudur Warisan Nabi Sulaiman" karya KH Fahmi Basya.

Ada pula tangkapan layar berita soal Ustaz Adi Hidayat yang mengklaim bahwa Kapitan Pattimura sebenarnya memiliki nama asli Ahmad Lussy, bukan Thomas Matulessy.

Belakangan, video Ustaz Adi Hidayat mengklaim Kapiten Pattimura sebenarnya bernama Ahmad ini memamg viral di media sosial.

Ustaz Adi Hidayat menilai nama Kapiten Pattimura sengaja diganti untuk membuat generasi selanjutnya lupa soao adanya sosok hebat muslim yang memperjuangkan kemerdekaan.

Ia menyebut penggantian nama ini sama dengan penggantian nama beberapa ilmuan Islam oleh orang Barat.