84 Peserta Berebut Kursi Kepala Puskesmas, Seleksi Transparan Digelar Pemkot Makassar

84 Peserta Berebut Kursi Kepala Puskesmas, Seleksi Transparan Digelar Pemkot Makassar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Saya ingin proses ini berjalan dengan baik agar benar-benar menghasilkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” tegasnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting agar Kepala Puskesmas mampu menjalankan fungsi pelayanan secara maksimal dengan dukungan kemampuan manajerial dan inovasi yang kuat.

Akhiri Era Plt, Perkuat Kepemimpinan Definitif

Langkah ini menjadi jawaban atas kondisi sebelumnya, di mana sebagian besar jabatan Kepala Puskesmas masih diisi oleh Plt sejak 2019, yang dinilai memiliki keterbatasan dalam pengambilan keputusan strategis.

Munafri memastikan proses seleksi kini tinggal menunggu hasil akhir sebelum dilakukan pengukuhan.

“Prosesnya sudah berjalan, tinggal menunggu hasilnya. Setelah itu dilakukan scoring untuk menentukan penempatan dan kemudian dikukuhkan,” jelasnya.

Ia juga mengisyaratkan bahwa pelantikan Kepala Puskesmas akan diprioritaskan lebih dulu sebelum pengangkatan Kepala Sekolah.

Penilaian Berbasis Kompetensi dan Integritas

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari arahan langsung Wali Kota untuk memperkuat layanan kesehatan melalui kepemimpinan yang definitif.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk mengukur kapasitas peserta secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis hingga kepemimpinan.

Adapun indikator utama dalam penilaian meliputi:

Perencanaan dan pengelolaan Puskesmas berbasis BLUD

Kemampuan menyerap aspirasi masyarakat (DPRD dan Musrenbang)