Terkini.id, Makassar -- Sedikitnya 150 pelaku Biro Perjalanan Wisata (BPW) di Sulawesi Selatan mengikuti sertifikasi kompetensi dengan Sekema Tour Manager, Tour Leader dan Travel Consultan selama tiga hari di Makassar
Menurut Direktur LSP Anging Mamiri Farid Said kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran karyawan BPW Sulawesi Selatan khususnya travel umroh yang telah diwajibkan memegang sertifikat Tour Leader
"Sertifikasi ini penting agar kerjanya sesuai SOP internasional yang berdampak pada meningkatnya pelayanan wisatawan inbound dan outbound di Sulsel. Sertifikasi ini juga untuk menjamin tidak terjadi lagi penelantaran jemaah yang kerap terjadi di beberapa travel," kata Farid Said melalui siaran pers yang diterbitkan di Makassar, Senin, 4 Januari 2019.
Wakil Direktur Poltekpar Lombok ini juga menilai daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata berhadapan dengan tantangan produk wisata digital
"Tantangan model promosi viral yang tidak banyak menggunakan aktifitas offline, pasar dan konsumen dewasa ini sudah hidup dengan digital produk. Kalau SDM tidak mengejar kompetensi dibidang pekatanan digital maka mereka akan terguling dan mati berlahan," ucapnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel Nuryadin bersama petinggi Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Sulsel NG Sebastian hadir saat pembukaan acara Sertifikasi Kompetensi Bidang BPW dan Tour Leader yang digelar di Makassar, Jumat (2/3/2019) lalu.
Kegiatan sertifikasi yang digelar selama tiga hari ini menggunakan fasilitas anggaran Kementerian Pariwisata RI ini juga digelar Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Anging Mammiri bekerjasama dengan DPW ASITA Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu Direktur LSP Anging Mammiri Farid Said juga menyerahkan Sertifikat Sekema Tour Manager kepada Sopha salah satu pimpinan Travel agent di Makassar yang telah mengikuti sertifikasi kompetensi beberapa bulan lalu.