Terkini.id, Gowa - Hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) dimeriahkan sejumlah pemuda dengan melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa.
Hingga hari ini, Senin 17 Agustus 2020, tercatat ada 15.228 pendaki yang melakukan camping di kawasan Gunung Bawakaraeng.
Mirisnya, satu di antara belasan ribu pendaki tersebut meninggal dunia. TIM SAR menyatakan satu orang tersebut meninggal karena hipotermia.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Rizal menjelaskan, pendaki yang meninggal dunia tersebut bernama Wawan Kurniawan. Seorang pelajar berusia 16 tahun asal Bulukumba.
"Pagi tadi kita terima informasi teman-teman yang siaga di puncak Bawakaraeng. Pukul 06.00 kita terima informasi ada ada 1 pendaki atas nama Wawan Kurniawan, meninggal dunia di Puncak Bawakaraeng (Pos 10), karena hipotermia," jelas Rizal kepada wartawan.
Kata dia, pihak tim SAR Gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri dan SAR telah mengevakuasi dan pukul 14.15 WITA tadi telah diserahkan ke petugas medis.
"Almarhum diketahui sudah mendaki sejak tanggal 12 Agustus lalu. Kemarin saat di puncak diketahui mengalami hipotermia," katanya.
Dua Pendaki Alami Hipotermia
Selain pendaki meninggal dunia, Rizal juga menjelaskan ada dua pendaki yang saat ini mengalami hipotermia dan sedang dievakuasi dari Gunung Bawakaraeng.
Basarnas mencatat sebanyak 15.228 pendaki masuk melalui Posko Merah Putih di Dusun Lembanna, hingga Senin pukul 9.00 Wita.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.935 di antaranya berkemah di puncak, sebanyak 6.240 di Lembanna, dan 3.053 di Lembah Ramma.










