Terkini.id, Jakarta - Sejumlah fakta terungkap usai youtuber Edo Putra ditangkap polisi akibat aksi jahilnya yang keterlaluan tersebut.
Edo Saputra, YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, sebelumnya viral lantaran membuat video prank pembagian daging kurban yang ternyata isinya sampah.
Edo ditangkap Satreskrim Polrestabes Palembang usai video prank tersebut viral di-chanel Youtube miliknya bernama Edo Putra Official.
Edo hingga kini masih menjalani pemeriksaan polisi terkait dengan videonya tersebut. Pihak keluarga mengaku jika video tersebut settingan untuk kepentingan konten.
Bahkan, dua wanita di dalam video itu merupakan ibu Edo dan orangtua temannya.
Dalam video tersebut, Edo memberikan dua waniya rezeki berupa daging kurban. Namun, saat Edo pergi, ibu itu terkejut saat melihat isi dalam kantong bukan daging kurban melainkan sampah.
Edo kemudian mendatangi dua korbannya itu lalu meminta maaf. Setelah itu, dia memberikan uang Rp 500.000 kepada korbannya.
THR Kosong
Paman YouTuber Edo Putra, Makmun (38) mengatakan, video prank daging berisi sampah yang dibuat keponakannya itu cuma settingan.
"Sebenarnya itu sudah di-setting. Kepentingannya cuma buat konten," kata Makmun, Minggu 2 Juli 2020 dikutip dari kompascom.
Kata Makmun, dua korban prank sampah itu adalah ibu dan orangtua dari teman Edo.
"Itu ibunya dan yang satunya orangtua temannya," ungkap dia.
Amplop THR Kosong
Masih dikatakan Makmun, sebelum membuat konten daging isi sampah, keponakannya pernah membuat video prank tunjangan hari raya (THR) kosong. Pada video itu, kata Makmun, Edo memberikan amplop THR kosong kepada warga.
Pihak keluarga sempat menasehati terkait dengan itu.
"Waktu Idul Fitri juga begitu bikin video THR amplop kosong. Kami sudah nasihati, tapi diulangi lagi," ujarnya.
Menurut Makmun, keponakannya menjadi Youtuber baru dua bulan.
"Baru sih, belum sampai dua bulan," terang Makmun dikutip dari Kompas TV.










