Terkini.id, New York - Aksi demonstrasi di sejumlah titik di Amerika, apalagi di tengah pandemi covid-19, membuat negeri tersebut semakin mengkhawatirkan.
Aksi demonstrasi berujung penjarahan hingga kerusuhan tersebut berawal dari meninggalnya seorang warga Amerika bernama George Floyd oleh sekelompok polisi.
Kematian George Floyd sendiri merupakan salah satu puncak amarah massa atas abainya peran pemerintah dalam mencegah tindakan rasialisme.
Nah, di tengah berbagai aksi demosntrasi dan kerusuhan yang terjadi di Amerika, belakangan muncul WNI yang tengah memberikan pidato hingga membuat demonstran tidak bergeming.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter bernama @__sintaelvhee2_ tersebut nampak seorang pria berpakaian gelap sedang berbicara di tengah demonstran.
Dilansir brilio.net dari merdeka.com, Senin 8 Juni 2020 dalam video yang terbagi menjadi dua bagian itu, nampak seorang pria mengungkapkan pendapatnya atas kondisi yang dialaminya selama di Indonesia.
Dia memaparkan bahwa dirinya sangat mengetahui bagaimana menjadi suatu kaum minoritas di Indonesia.
“I was born in Indonesia. And I know what does it mean by prejudice and discrimination,” ucapnya.
Usai memaparkan pendapatnya mengenai kehidupannya di Indonesia, pria yang diketahui lahir di Indonesia tersebut lantas menyuarakan dukungannya atas aksi yang digelar oleh para demonstran hingga menyita waktu serta tenaga. Dirinya mengatakan bahwa meskipun berbeda, namun ia justru akan tetap bersama para demonstran.
“Look at my English is broken. But I’m here for you. My heart is for you. My spirit is for you,”, ucapnya.










