“Kita ingin UMKM lokal seperti tenun emas ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, karena kualitas dan nilai budayanya sangat kuat,” kata Fatmawati.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus mendorong program pembinaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses permodalan, serta perluasan pasar berbasis digital.
Menurut dia, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Tenun emas menjadi salah satu produk unggulan UMKM Sidrap yang terus dikembangkan untuk mendukung ekonomi kreatif daerah.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing, baik di pasar nasional maupun global.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong UMKM naik kelas sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal di tengah arus modernisasi.










