Terkini.id, Jakarta - Ahmad Riza Patria selaku Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta memberikan tanggapannya terkait viralnya kasus nasi uduk Babi.
Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan agama. Sudah sebaiknya antar sesama harus saling menghormati satu sama lain.
"Bangsa kita ini, Nusantara, Indonesia yang kita banggakan ini punya banyak sekali keberagaman, termasuk perbedaan suku, agama, adat, aneka kuliner, adat istiadat, etnis, budaya, bahasa, dan sebagainya," ujar Ahmad Riza Patria, dikutip dari detik.com, Jumat 17 Juni 2022.
"Mari saling menghargai dan menghormati termasuk makanan yang ada mari kita hormati," lanjutnya.
Ahmad Riza Patria memberikan usul agar makanan daerah yang terkenal akan status halalnya jangan diubah dengan memakai bahan dasar makanan non halal.
Lebih lanjut lagi, Ahmad Riza Patria berujar bahwa jika ingin mengubah makanan halal menjadi makanan non halal lebih baik hanya untuk konsumsi pribadi.
Sebab jika makanan yang tadinya halal dijual dan dimodifikasi dengan makanan non halal maka akan muncul persepsi yang buruk.
“Setiap daerah itu punya makanan-makanan, mari kita hormati. Kalau memang mau bikin, untuk kepentingan pribadi di rumah ya silahkan saja. Kalau dijual di tempat umum, umpamanya nasi Padang dengan daging yang tidak biasa, itu kan nanti dapat menimbulkan persepsi yang berbeda," kata Ahmad Riza Patria.
Melihat komentar Ahmad Riza Patria soal nasi uduk Babi tersebut, netizen berpendapat bahwa lebih baik dirinya mengurus masalah yang jauh lebih penting dibanding masalah tentang makanan halal atau non halal.
Salah satu netizen berujar bahwa apa yang diucapkan oleh Ahmad Riza Patria hanyalah demi untuk menaikkan elektabilitas dirinya dalam pemilihan gubernur nanti.

“Receh bgt urusan beginian bagi seorang wagub. Udara jkt yg buruk loe urusin dah, itu baru logis!” tulis akun Twitter @74bidadari, dilihat pada Jumat 17 Juni 2022.
“Terkait kuliner Babi umat muslim tak perlu merespon secara berlebihan. Itu hanya salah satu trik marketing. Dulu Chinese food identik dg daging babi, minyak babi, tp skrg banyak kita temui Chinese Food Halal,” tegas akun Twitter @Mustofa39120770.
“Kasian bener ini wakil gubernur, semua urusan yang ga beres ke dia,” tutur akun Twitter @mhd_dmzl.
“Babi phobia epriwer,” ucap akun Twitter @titimangso.
“Ud mau pilgub lg, mulai lg dah,” imbuh akun Twitter @tissyumagic.
“Ributin yg ga jelas. Itu tuh di mall, ada food court jualan babi, utensils nya campur sama yg halal. Gada yg peduli. Jancok,” pungkas akun Twitter @SimoneNoConte.










