Waduh, Ada Kecoa Dalam Produk Kurma di Supermarket Jakarta

Waduh, Ada Kecoa Dalam Produk Kurma di Supermarket Jakarta

Afsal Muhammad

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin menemukan kecoa dalam produk kurma di salah satu supermarket. Hal itu diketahui saat inspeksi dadakan (sidak) ke suatu supermarket di Jalan MT Haryono, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Selasa 28 April 2022.

Tidak hanya itu, hasil dari sidak tersebut adalah ditemukannya sejumlah produk tidak layak konsumsi masih dijual kepada konsumen.

Beragam produk pangan tidak layak konsumsi yang sudah dikumpulkan seperti, 10 kilogram buah naga, 10 kilogram daging ayam, empat tray telor ayam busuk, 10 boks kerang, 5 kilogram daging sapim dan ikan salmon. Kebanyakan kondisi bahan pangan itu dalam kondisi kadaluarsa dan rusak.

“Dari temuan di lapangan harus ada pembinaan secara serius. Saya juga sudah meminta manajemen pengelola pusat perbelanjaan ini serius menyortir berbagai produk pangan yang sudah tidak layak konsumsi agar tidak lagi dijual kepada konsumen,” kata Munjirin dikutip Jawa Pos, Kamis 28 April 2022.

Munjirin menjelaskan, Sudin KPKP Jakarta Selatan akan melakukan pemanggilan kepada pengelola pusat perbelanjaan dan memberikan pembinaan.

“Tim quality control akan mengikuti pembinaan lebih lanjut. Saya juga meminta pengelola menutup sementara untuk perbaikan prasarana dan sarana. Serta menyortir produk pangan yang masih awet lama disimpan, jangka menengah didistribusikan ke toko menengah dan tidak layak dimusnahkan,” jelas dia.

Selain itu, apabila tempat usaha itu tidak taat aturan, ia akan memberikan sanksi peringatan pertama, kedua sampai penutupan tempat usaha. Sanksi dilakukan sebagai efek jera kepada pengelola usaha.

“Saya meminta pengelola datang memenuhi panggilan serta membawa berbagai perizinan usaha yang dimiliki. Sanksi sesuai aturan akan diberikan jika perizinan habis masa berlaku,” ujar dia.

Koodinator Kelompok Subtansi Infokom BBPOM Jakarta Yayan Cahyani mengaku heran pengelola masih menyimpan makanan kadaluarsa dan tidak layak di etalase.

Pihaknya pun mengaku menemukan banyak produk dengan kemasan rusak. Salah satunya adalah produk kurma yang rusak dan terdapat kecoa di produk tersebut.

“Makanan yang kami temukan tidak layak makan diantaranya kadaluarsa, kemasan rusak, dan produk rusak. Total ada lima item, seperti kondisi busuk pada produk kurma, kemasan kurma juga rusak, bahkan ditemukan kecoa,” ungkap dia.

Meskipun begitu, Yayan yakin pengelola melaksanakan kewajiban memeriksa bahan makanan setiap hari. Akan tetapi, dengan temuan itu, pihaknya tidak yakin petugas melaksanakan SOP pemeriksaan dengan baik.

“Ini kan temuan kami dengan tim terpadu, sumber dari mereka dan memang ada temuan dan juga ada aduan masyarakat terkait beberapa produk tidak layak edar,” ungkap dia.