Terkini.id, Jakarta - Sebuah protes disampaikan melalui media sosial, oleh seorang wanita pembuat kartu SIM C.
Wanita tersebut memprotes perihal trek yang sangat rumit dan tidak masuk akal menurutnya, dan seseorang yang mengikuti tes tersebut pasti gagal dan akan memilih 'jalan pintas'.
"Buat Kepolisian Republik Indonesia ya, ngapain sih bikin trek kayak begini? Modelnya nggak masuk di akal banget. Tolong ya, bikin trek yang masuk di akal. Apalagi buat emak-emak seperti kita-kita ini. Auto nggak bakalan lulus deh dan auto nembak," ujarnya dalam sebuah video yang viral.
Protes mengenai trek jalur motor untuk pembuatan SIM C ini, bukan yang pertama kali terjadi.
Sebelumnya sudah sempat disampaikan oleh pegiat antikorupsi Emerson Yuntho, pada sekitar 2 bulan yang lalu pada Medio September 2021.
Menurut Emerson, dengan jalur tes trek yang seperti ini, akan sangat berpotensi untuk menimbulkan pungutan liar (pungli).
Dilansir dari CNN Indonesia, pada Minggu, 9 Januari 2022 bahwa dalam surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) via akun media sosialnya, Yuntho menyindir dengan mengatakan bahkan legenda balap motor dunia, Valentino Rossi, dan pembalap Formula I, Lewis Hamilton juga akan kesulitan mengikuti proses pembuatan SIM di Indonesia.
Dari pihak kepolisian pun sudah menanggapi protes yang dilayangkan oleh beberapa pihak, seperti wanita yang sedang viral dan sindiran dari Yuntho.
Kepala Sub Direktorat SIM Korlantas Polri Komisaris Besar, Djati Utomo menanggapi dengan mengatakan bila trek yang dimaksud tersebut, sudah sesuai dengan standar yang ada dan mengikuti ketentuan.
"Iya betul (sesuai standar)," ujar Djati.
Namun tidak melulu mengenai kritik dan protes, faktanya ada yang menyanggupi tes dengan Trek seperti itu.
Seperti karyawati asal Tangerang, bernama Anggraeni berpendapat bahwa wajar apabila Trek ujian pembuatan SIM C sedemikian rupa.
"Menurutku sih enggak [susah] ya, masih wajar kok, memang seharusnya seperti itu. Pengalamanku sih aku bisa. Dan menurutku masih logis, oke lah, enggak terlalu susah," ujarnya kepada wartawan.










