Ustaz Khalid Basalamah Disebut Wahabi, Gus Umar: Gampang Banget Cap Orang Sebagai Wahabi

Ustaz Khalid Basalamah Disebut Wahabi, Gus Umar: Gampang Banget Cap Orang Sebagai Wahabi

Resky Amaliah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Direktur Deradikalisasi BNPT, Prof Irfan Idris turut buka suara terkait viralnya cuplikan ceramah Ustaz Khalid Basalamah soal wayang haram.

Dalam pernyataannya, irfan menyindir Khalid Basalamah sebagai seorang Ustaz Wahabi.

“Ada seorang ustad Wahabi yang mengharamkan dan mau membakar wayang, tapi itu kan sudah minta maaf,” ujar Irfan, seperti dilansir dari radartegal.com.

Irfan mengatakan bahwa ceramah seperti itu memang harus dibantah dengan dalil-dalil dalam Al-Qur'an.

Tak hanya itu, ia juga menyindir Ustaz Khalid Basalamah dengan mengatakan apakah wayang perlu dibuat menyerupai sosok yang lebih Islami agar bisa lebih bersahabat.

“Apakah wayang-wayang itu harus tampil dengan ustad Wahabi sehingga tidak dibakar lagi. Buat wayang yang pakai jenggot, buat wayang yang hangus jidatnya, buat wayang yang pakai cingkrang agar mereka bisa bersahabat,” sindir Irfan.

Terkait hal ini, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan alias Gus Umar sangat menyayangakan hal tersebut dan ikut menanggapi pernyataan dari Prof Irfan Idris.

“Gampang bangat dia cap orang sebagai wahabi,” tulis Gus Umar pada akun Twitter pribadinya.

Gus Umar kemudian menegaskan bahwa Ustaz Khalid Basalamah bukan Ustaz Wahabi seperti yang disebut Irfan sebelumnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Ustaz Khalid Basalamah berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU).

"Ustaz khalid itu lahir dari keluarga NU pak Irfan Idris jangan seenaknya Anda bicara" tegas Gus Umar.

Gus Umar mengatakan bahwa kakek dari Ustadz Khalid Basalamah merupakan tokoh Ketua NU di Sulawesi Selatan.

“Kalian warga NU yg hina beliau (Ustadz Khalid), saya beritahu ya. Kakek beliau KH Abdullah Basalamah adalah Ketua NU Sulsel. Cobalah tabayyun jgn ngamuk trs. Paham,” pungkasnya. Dikutip dari Kurusetra.republika.co.id pada Minggu 20 Februari 2022.