Terkini.id, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan mengumumkan perkembangan jumlah korban tewas akibat tragedi Itaewon yang terjadi pada Minggu 30 Oktober 2022.
Diketahui jumlah korban tewas tragedi Itaewon saat ini mencapai 154 tewas. Sedangkan total Warga Negara Asing (WNA) yang turut menjadi korban berjumlah 26 orang.
Lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (Kemlu Korsel) mengatakan WNA yang tewas karena Tragedi Itaewon berasal dari 14 negara.
Demi tercapainya kelancaran proses pemakaman WNA yang menjadi korban tragedi Itaewon, Kemlu Korsel akan memberikan kemudahan dan menawarkan bantuannya.
Sebagai informasi, tragedi Itaewon bermula dari kepadatan pengunjung karena sedang diadakan perayaan Halloween di wilayah Itaewon, Korea Selatan.
Kawasan Itaewon memang dikenal menjadi tempat yang selalu ramai dikunjungi pada saat Halloween.
Namun karena pandemi Covid-19, pemerintah Korea Selatan melarang dan membatasi keramaian publik.
Pada Minggu 30 Oktober 2022, pemerintah Korea Selatan telah mencabut larangan tersebut dan masyarakat setempat langsung menyerbu Itaewon untuk merayakan Halloween setelah tiga tahun harus berdiam diri di rumah akibat Covid-19.
Sekitar pukul 22.20 waktu Korea Selatan, wilayah Itaewon terlihat sangat padat dengan orang-orang yang berkostum Halloween.
Kepadatan ini semakin bertambah parah karena faktor jalanan yang sempit dan menanjak. Beberapa saat kemudian, orang-orang langsung berjatuhan dan menimpa orang lainnya.
Lalu para pengunjung langsung panik dan saling menginjak satu sama lain. Kondisi pada saat kejadian sangat parah sehingga petugas penyelamat kesulitan untuk menarik orang-orang dari kerumunan.
Disaat yang bersamaan, sebagian orang sudah tergeletak di pinggir jalan Itaewon karena menderita henti jantung.
Orang-orang yang berada di tempat kejadian bersama para petugas medis mencoba untuk melakukan pertolongan pertama dengan CPR kepada seluruh korban henti jantung.
Sementara itu, Yoon Suk Yeol selaku Presiden Korea Selatan memerintahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan investigasi tentang tragedi Itaewon agar insiden ini tidak terulang di masa yang akan datang.
Yoon Suk Yeoul menyatakan Korea Selatan dalam masa berkabung nasional dan seluruh gedung diperintahkan untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai rasa belasungkawa terhadap para korban tewas tragedi Itaewon.
Sumber: cnnindonesia.com










