Ungkap Kisah Pilu Ustaz Maaher Kena Mental di Penjara hingga Akhirnya Meninggal, Gus Nur: Dia Nangis-Nangis

Ungkap Kisah Pilu Ustaz Maaher Kena Mental di Penjara hingga Akhirnya Meninggal, Gus Nur: Dia Nangis-Nangis

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Penceramah Sugi Nur Raharja atau yang lebih akrab disapa Gus Nur mengungkap kisah perihal almarhum Ustaz Maaher.

Menurutnya, Ustaz Maaher 'kena mental' di penjara hingga akhirnya meninggal dunia. Sehari saja katanya, almarhum sudah nangis-nangis di sana.

Adapun hal itu diungkap Sugi Nur ketika menceritakan seputar kehidupannya saat kali pertama hidup di dalam penjara.

Seperti diketahui, penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur akhirnya dinyatakan bebas dari penjara pada Selasa lalu, 24 Agustus 2021.

Menurut penceramah asal Jawa Timur (Jatim) itu, jika tidak kuat mental dan tidak berserah diri kepada Allah SWT, maka bisa jadi ia mengalami hal sperti yang terjadi pada Ustaz Maaher At Thuwail.

"Saya di tahanan ketemu momentum itu. Ya Allah, sudah tak ada siapa-siapa lagi untuk jadi tempat bergantung," ujarnya, dikutip dari Suara, jaringan terkini.id, pada Senin, 30 Agustus 2021.

"Mata buta enggak ketemu arah, gimana kabar kuasa hukum jemaah, anak istri. Oh, ini maksudnya Allah soal lillahi ta’ala."

Dalam pengakuan yang dibeberkannya pada video Youtube Mimbartube, Gus Nur menyaksikan Ustaz Maaher tidak kuat mental saat baru hitungan hari mendekam di penjara.

Ia mengatakan dari kisah Ustaz Maaher dan pengalamannya di penjara, akhirnya menemukan momentum untuk betul-betul merasakan lillahi ta’ala.

"Kalau tidak lillahi ta’ala, mohon maaf ya ini Allahumaghfirlahum (semoga Allah mengampuninya) mudah-mudahan Ustaz Maaher diterima di sisi Allah," tuturnya.

"Saya tahu persis ya, beliau nge-drop mentalnya. Satu hari saja sudah nangis-nangis di sana. Dia bilang ke saya, enggak apa, Gus, saya di-bully, dicaci, mau dikatain apa pun. Saya akan nyungsep, saya akan minta maaf sama yang laporin, kalau perlu saya menangis, dan bebas demi anak saya," ujar Gus Nur menceritakan kisah pilu Ustaz Maaher.

Saat ia berserah diri itulah, Gus Nur mengaku seakan dirinya diingatkan Allah SWT untuk betul-betul menjalankannya total.

"Saya temukan titik balik, harus lillahi ta’ala. Kemarin di luar penjara, saya sering ucap lillahi ta’ala, waktu di penjara saya disuruh Allah buktikan, ayo Nur, lakukan itu lillahi ta’ala."

Dengan begitu, akhirnya kondisi tak nyaman di penjara bisa dijalani. Ia pun mengaku bisa mengisi waktu sunyi di penjara dengan kegiatan yang produktif.

"Ya sedih, gelisah, enggak enak makan itu awal masuk penjara, kemudian saya cari ritmenya," ucapnya.

"Alhamdulillah intinya ketemu juga momentum itu lillahi ta’ala, baiknya ya Allah ujian dari-Mu, saya terima. Akhirnya mulai bikin tulisan buku dan lagu."

Sebagai informasi, selama 10 bulan di penjara, Gus Nur membuat 10 lagu dan menulis satu buku.

Untuk diketahui, Gus Nur dijebloskan ke dalam penjara terkait kasus ujaran kebencian kepada Nahdlatul Ulama (NU).