Tunggakan Sertifikasi Guru di Makassar: Enam Bulan Menunggu Kepastian

Tunggakan Sertifikasi Guru di Makassar: Enam Bulan Menunggu Kepastian

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Ratusan guru bersertifikasi di Makassar masih menanti kepastian pencairan tunjangan mereka yang tertunda selama enam bulan.

Aliansi Guru Sertifikasi Makassar menyuarakan tuntutan mereka dengan aksi konvoi sepeda motor dan orasi di depan Kantor Wali Kota Makassar, Rabu, 12 Februari 2025.

"Kami sudah sabar selama enam bulan, tapi hingga kini tak ada kepastian. Ini hak kami, bukan bantuan atau hibah. Kami ingin kejelasan dan jaminan bahwa tunjangan sertifikasi ini benar-benar akan dibayarkan," ujar Ketua Aliansi Guru Sertifikasi, Wajar Natsier, dalam orasinya.

Sebanyak 278 guru di Makassar belum menerima tunjangan sertifikasi mereka sejak Juli hingga Desember 2024.

Persoalan ini berlarut tanpa kepastian meskipun para guru telah berulang kali mempertanyakan status pencairan dana tersebut.

Dinas Pendidikan Mengakui Keterlambatan

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Nielma Palamba, mengakui adanya keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi guru.

Namun, ia menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Pendidikan, melainkan juga melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.

"Ini sebenarnya kesalahan semua pihak. Tidak bisa hanya menyalahkan Dinas Pendidikan. Ada keterlambatan dalam validasi data guru, sehingga SK dari Kementerian Pendidikan pun terlambat terbit. Tanpa SK itu, Kementerian Keuangan tidak bisa mentransfer dana ke daerah," kata Nielma.

Ia menambahkan bahwa selain kendala administrasi, pencairan dana sertifikasi juga terhambat karena keterlambatan dalam penganggaran.