Disebut Kadrun Karena Keluar dari PSI, Tsamara Amany Lapor Polisi di Medsos

Disebut Kadrun Karena Keluar dari PSI, Tsamara Amany Lapor Polisi di Medsos

Muhammad Dimas

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Mantan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany dikabarkan telah melaporkan ke polisi setelah dirinya dicap kadrun oleh salah seorang warganet.

Tsamara Amany melaporkan warganet tersebut usai dirinya keluar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada hari Selasa 19 April 2022 lalu, dikutip dari CNN Indonesia.

Tsamara melaporkan kasus tersebut ke twitter Divisi Humas Polri, ia mempermasalahkan karena cuitan seorang warganet dari sebuah akun Twitter @xeriaz_marhaenisi.

“Halo, tolong @DivHumas_Polri. Ini keterlaluan. Bukan nasionalisme. Jelas fasisme....." tulis Tsamara melalui akun Twitter @TsamaraDKI pada hari Kamis 22 April 2022.

Keresahan yang sama juga didapat oleh suami Tsamara Amany, Ismail Fajrie Alatas. Sang suami juga mengutip cuitan yang sama melalui akun Twitternya @ifalatas.

Ismail menilai, cuitan tersebut sebagai pernyataan rasialisme dan menyebut sang pembuat cuitan tersebut merupakan seorang fasisme.

"Hal terbaru dalam rentetan ujaran kebencian rasis yang ditujukan kepada @TsamaraDKI dan saya (alias suaminya juga berotak licik) dari seorang fasis yang katanya 'nasionalis'," cuit Ismail.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari akun Twitter Divisi Humas Polri.

Sebelumnya, Tsamara mengatakan kalo dirinya tidak akan bergabung dengan partai politik lainnya.

Dirinya juga menyebut kalau ia ingin berjuang melalui saluran lain selain partai politik.

Keputusan Tsamara keluar dari PSI mendapatkan serangan dari beberapa lawan politiknya. Beberapa pihak menyatakan, kalau suami Tsamara mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.