Terkini.id, Luwu - Hari Raya Idul Adha tidak hanya identik dengan kurban, tetapi momen ini dijadikan waktu untuk ziarah ke makam, sekaligus mengirim doa kepada keluarga yang telah meninggal.
Ziarah makam marak dilakukan di hari raya seperti, Idul Fitri, Idul Adha dan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Hal tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dan mengirimkan doa.
Kebiasaan ini juga dilakukan oleh masyarakat yang ada di Padang Sappa, Kabupaten Luwu dan sekitarnya. Mereka berbondong-bondong menuju ke kuburan setelah menunaikan Salat Ied.
"Selain berkumpul dengan keluarga besar, kita juga harus tetap mengingat keluarga atau orang-orang yang telah mendahului kita, dengan berziarah dan mengirimkan doa" ungkap Astri, warga setempat, Kamis 29 Juni 2023.
Pendapat tentang berziarah makam berbeda-beda, ada yang berpaham ziarah kubur makruh bagi wanita dan adapula yang tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Tradisi-tradisi seperti ini bisa membantu menjaga silaturahmi, karena selain berziarah ke makam, di sana kita juga bisa bertemu dengan banyak orang dan memanfaatkan hal tersebut untuk bermaaf-maafan di hari raya.
Citizen Report: Dela Abidin










